GUNDIH, PERHUTANI (01/04/2026) |Keluarga besar Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gundih memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Perhutani dengan menggelar prosesi potong tumpeng dan doa bersama. Acara yang berlangsung sederhana namun khidmat tersebut menjadi momentum penguatan komitmen dalam menjaga kelestarian hutan negara 30/03

Kegiatan yang dipusatkan di kantor KPH setempat ini dihadiri oleh Administratur KPH Gundih Haris Setiana, jajaran Wakil Administratur (Waka Adm), Pabin Jagawana, para Asper, hingga perwakilan Mantri dan Mandor. Turut hadir pula pengurus Ikatan Istri Karyawan Perhutani (IIKP) KPH Gundih yang menambah suasana kekeluargaan.

Administratur KPH Gundih, Haris Setiana mengungkapkan, usia ke-65 merupakan perjalanan panjang yang patut disyukuri. Selaras dengan moto KPH Gundih yakni “Unggul Terdepan”, ia meminta seluruh jajaran untuk terus memacu kinerja dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta lingkungan.

“Semangat kebersamaan adalah modal utama kami. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan menjaga kelestarian hutan secara harmoni, agar kelak bisa kita wariskan dengan baik kepada generasi mendatang,” ujar Haris dalam sambutannya.

Selain fokus pada tugas teknis, Haris juga memberikan apresiasi khusus terhadap peran para istri karyawan yang tergabung dalam IIKP. Menurutnya, dukungan keluarga menjadi fondasi kekuatan bagi para rimbawan saat menjalankan tugas berat di lapangan.

“Dukungan ibu-ibu sangat penting. Keberhasilan suami dalam bekerja tidak lepas dari doa dan dukungan luar biasa dari keluarga di rumah,” tambahnya.

Rangkaian acara juga diisi dengan siraman rohani melalui ceramah agama yang disampaikan oleh Ruhani Alhafdiz. Sebagai puncak simbolis, Haris Setiana memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada Ibnu Mustofa, sebagai perwakilan karyawan KPH Gundih.Acara ditutup dengan sesi ramah tamah dan berjabat tangan antar pimpinan dan staf, mempertegas soliditas internal organisasi di hari jadi Perhutani Ke  65 .( Kom-PHT/Gdh/Dwi )