GUNDIH, PERHUTANI (22/01/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gundih, mempererat kerja sama dengan jajaran kepolisian guna mengantisipasi potensi peningkatan gangguan keamanan di kawasan hutan. Upaya tersebut ditegaskan melalui pertemuan koordinasi antara Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Dalen, dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Gabus, pada Selasa (21/01).

Perhutani KPH Gundih, menerima kunjungan Kapolsek Gabus, di kantor BKPH Dalen, sebagai bagian dari langkah strategis untuk memetakan potensi kerawanan serta mempercepat respons penanganan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hutan.

Kepala Polsek Gabus, Witoyo, menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi hal yang sangat penting mengingat karakteristik wilayah hutan yang luas dan memiliki tantangan tersendiri.

Ia, menegaskan bahwa Kepolisian, dan Perhutani, harus memiliki persepsi yang sama dalam menghadapi potensi ancaman di kawasan hutan.

“Koordinasi ini penting untuk memperkuat sinergi. Dengan kesepahaman yang kuat, kewaspadaan serta penanganan terhadap potensi gangguan di wilayah hutan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Ia, menambahkan bahwa kolaborasi tersebut tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada upaya preventif untuk menjaga kondusivitas wilayah agar masyarakat di sekitar hutan tetap merasa aman.

Administratur, KPH Gundih, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Dalen, Budi Hermawan, menyampaikan bahwa kehadiran kepolisian sebagai mitra kerja memberikan rasa aman tambahan bagi petugas di lapangan.

“Kami menyambut baik koordinasi ini. Dukungan dari Polsek Gabus, sangat membantu dalam meningkatkan kewaspadaan serta penanganan berbagai permasalahan di lapangan,” ujarnya.

Ia, menambahkan bahwa dengan pengamanan yang solid, pengelolaan kawasan hutan diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

“Tujuannya agar fungsi hutan, baik dari sisi ekonomi maupun konservasi, tetap terjaga tanpa terkendala gangguan keamanan,” imbuhnya.

Selain membahas aspek teknis pengamanan, pertemuan tersebut juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem hutan. Sinergi antara Perhutani, dan Kepolisian, diharapkan mampu menekan tindak pidana kehutanan, seperti pembalakan liar dan perambahan kawasan hutan secara ilegal.

Melalui penguatan kerja sama ini, Perhutani KPH Gundih, bersama Polsek Gabus, berkomitmen menciptakan kawasan hutan yang aman, tertib, dan lestari, sehingga mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi negara dan masyarakat sekitar. (Kom-PHT/Gdh/Dwi)

Editor: Tri

Copyright © 2026