GUNDIH, PERHUTANI (24/02/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gundih, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Jambon, terus memperkuat pengamanan kawasan hutan di wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Langkah tersebut ditempuh dengan mempererat koordinasi lintas sektoral bersama jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pulokulon, guna mengantisipasi berbagai ancaman gangguan keamanan hutan, pada Senin, (23/02).

Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan koordinasi jajaran BKPH Jambon, ke Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Pulokulon. Pertemuan ini, dinilai penting mengingat tantangan perlindungan hutan yang semakin kompleks, mulai dari pembalakan liar hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Administratur, KPH Gundih, melalui Kepala BKPH Jambon, Eko Arif Munanto, menyampaikan bahwa luasnya bentang alam hutan tidak memungkinkan untuk diawasi secara mandiri oleh personel Perhutani saja. Menurutnya, dukungan dari aparat penegak hukum dan elemen masyarakat menjadi fondasi utama dalam menjaga kelestarian aset negara.

“Pengamanan hutan adalah tanggung jawab bersama. Kami menyadari bahwa sinergi dengan Kepolisian tidak hanya membantu dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam aspek pencegahan dini terhadap potensi konflik maupun tindak kriminalitas di dalam kawasan,” ujarnya.

Ia, menambahkan bahwa koordinasi intensif tersebut bertujuan mempercepat alur komunikasi di lapangan. Dengan jalur koordinasi yang efektif, setiap temuan gangguan keamanan, baik pencurian kayu, perambahan lahan, maupun munculnya titik api, dapat segera direspons secara taktis oleh kedua belah pihak.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pulokulon, AKP Danang Esanto, menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada Perhutani. Pihaknya menyatakan siap menerjunkan personel untuk melaksanakan patroli gabungan di titik-titik rawan gangguan keamanan hutan.

“Pintu kami selalu terbuka untuk koordinasi. Kami siap bersinergi, baik dalam bentuk pertukaran informasi intelijen maupun tindakan preventif melalui patroli bersama. Jika komunikasi berjalan solid, kami yakin stabilitas wilayah di sekitar hutan akan terjaga dan penanganan gangguan dapat lebih efektif,” tegasnya.

Wilayah BKPH Jambon, yang berada di bawah naungan KPH Gundih, merupakan bagian dari sabuk hijau di Kabupaten Grobogan, yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain berfokus pada penanganan pencurian hasil hutan, sinergi ini juga diarahkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar kawasan hutan agar tidak melakukan aktivitas yang merusak lingkungan.

Langkah preventif tersebut diharapkan mampu menciptakan efek jera bagi pelaku perusakan hutan sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian hutan demi keberlanjutan sumber daya air serta pencegahan bencana alam di masa mendatang. (Kom-PHT/Gdh/Dwi)

Editor: Tri

Copyright © 2026