Administratur, KPH Gundih, Haris Setiana, melalui Kepala BKPH Dalen, Budi Hermawan, menyampaikan bahwa paket sembako ini merupakan bentuk apresiasi Perhutani, terhadap dedikasi tenaga kerja non-karyawan, yang selama ini menjadi ujung tombak operasional di lapangan.
“Perhutani, berharap bantuan yang sederhana ini bisa memberi manfaat bagi para mitra. Sinergi yang baik dengan tenaga kerja adalah kunci keberlanjutan perusahaan, dan kami ingin semangat kerja ini terus terjaga untuk bersama-sama meningkatkan pendapatan perusahaan,” ujar Budi saat menyerahkan paket kepada perwakilan operator chainsaw.
Setiap paket sembako berisi 2,5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng kemasan, dan 1 kilogram gula pasir.
Bantuan ini disambut positif oleh para pekerja lapangan. Karmin, warga Desa Pandanharum, yang sehari-hari bekerja sebagai operator chainsaw, mengaku sangat terbantu, terutama di tengah tingginya harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran.
“Ini sangat membantu kami, apalagi sekarang harga kebutuhan pokok sedang melambung. Terima kasih Perhutani, semoga ke depan semakin maju,” ungkap Karmin.
Kegiatan ini, diharapkan dapat mempererat hubungan industrial antara Perhutani, dengan masyarakat sekitar hutan, sekaligus memastikan kesejahteraan para pekerja informal di sektor kehutanan tetap menjadi perhatian. (Kom-PHT/Gdh/Dwi)