Administratur, Perhutani KPH Gundih, Haris Setiana, menyampaikan bahwa penandatanganan perjanjian merupakan tahap penting untuk memastikan seluruh kegiatan investasi di kawasan hutan memiliki dasar hukum yang jelas sesuai ketentuan yang berlaku.
“Berdasarkan arahan Direksi Perum Perhutani, hari ini, merupakan batas akhir pelaksanaan penandatanganan perjanjian kerja sama untuk pembenahan lokasi-lokasi investasi di kawasan Perhutani. Ketentuan ini berlaku tidak hanya di KPH Gundih, tetapi juga di seluruh wilayah Jawa Tengah,” ujar Haris.
Ia, menegaskan bahwa dokumen berupa berita acara kesepakatan yang sebelumnya digunakan sudah tidak dapat dijadikan dasar pelaksanaan kerja sama. Oleh karena itu, seluruh kegiatan harus dituangkan dalam bentuk perjanjian resmi sesuai Peraturan Direksi yang berlaku. Kerja sama dengan Lembaga Pengelola Hutan (LPH), mengacu pada Peraturan Direksi Nomor 13, sementara kerja sama dengan pihak bisnis seperti BUMN atau BUMD, mengikuti Peraturan Direksi Nomor 06.
Di wilayah Jawa Tengah, delapan perjanjian kerja sama telah disusun berdasarkan Peraturan Direksi Nomor 06, salah satunya berada di Kabupaten Grobogan, tepatnya di kawasan KPH Gundih.
Pihak pengelola wisata Sendang Coyo, Tri Widodo, dari Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Panunggalan, Kabupaten Grobogan, menjelaskan bahwa pengelolaan kawasan wisata ini tidak hanya bertujuan untuk pengembangan pariwisata, tetapi juga menjaga nilai sejarah, potensi alam, dan keberadaan sumber daya air di lokasi. Oleh karena itu, berbagai pihak dilibatkan dalam proses penataan dan pengelolaan kawasan.
“Harapan kami, melalui kerja sama yang telah terjalin ini, kawasan wisata dapat terus berkembang, tetap terjaga kelestariannya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkap Tri Widodo.
Ia, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung, baik dari unsur pemerintah, Perhutani, maupun para mitra kerja sama, yang berperan aktif dalam pengelolaan kawasan tersebut.
Haris Setiana menambahkan, “Terima kasih atas dukungan, semangat, dan kerja sama yang telah diberikan selama ini. Semoga sinergi yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan untuk pengembangan kawasan yang lebih baik di masa depan.” (Kom-PHT/Gdh/Dwi)