JOMBANG, PERHUTANI (12/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang bersama KPH Nganjuk menjalin sinergi dengan Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk guna memperkuat pengamanan dan mengantisipasi Gangguan Keamanan Hutan (Gukamhut) di wilayah hukum Polres Nganjuk melalui koordinasi strategi pengawasan dan penanganan potensi pelanggaran kehutanan, bertempat di Markas Polres (Mapolres) Nganjuk, Rabu (11/2).
Sinergi dan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya Perhutani dalam mendukung kelancaran tugas pokok perusahaan serta mencegah gangguan keamanan hutan di wilayah kerja yang masuk hukum Polres Nganjuk.
Administratur Perhutani KPH Jombang, Enny Handhayany Y.S., Menyampaikan untuk wilayah kawasan hutan KPH Jombang, tepatnya berada di 4 (empat) Kabupaten ada di Jombang, Nganjuk, Mojokerto dan Lamongan ,”Maka dari itu jalinan sinergi dan kolaborasi bersama para Pemangku Kepentingan terus kita lakukan sebagai upaya, antisipasi dan pencegahan agar ditiap aktivitas dalam menjalankan tugas yang di amanahi oleh Negara dapat berjalan lancar, tak ada gangguan maupun terkendala benturan sosial di masyarakat ditiap pengelolaan kawasan hutan.”
Ia menambahkan, upaya Perhutani KPH Jombang terus dilakukan agar berbagai kepentingan dapat berjalan lancar, dalam pemanfaatan hutan, tanpa ada gesekan maupun benturan di lapangan, diantaranya ada program Perhutanan Sosial, Program Negara Swasembada Pangan Nasional, dan lain sebaginya, dengan tetap terjaganya ruang kelestarian hutan.
Sementara itu, Kapoles AKBP Suria Miftah Irawan, menyambut baik dan mengapresiasi, pada prinsipnya Polri siap berkolaborasi dan terimakasih atas terjalinnya sinergitas ini, serta jika ada kendala atau kegiatan kegiatan di lapangan mari bisa langsung menghubungi kami via telpon ataupun bersurat.
Jika ada kegiatan kami diberi tau atau dibantu informasi, agar kami bisa dapat segera mengantisipasi maupun pengamanan,”
Kami terbuka untuk patroli terpadu, penertiban, dan edukasi hukum bagi masyarakat sekitar hutan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat tentang pentingnya kelestarian hutan,” Tegas Suria.
Inti pertemuan hari ini bertujuan, agar antara Polri dan Perhutani dapat optimal dalam menjalankan tugas, dengan pokok bahasan mengenai strategi pengawasan dan penanganan potensi pelanggaran kehutanan seperti pencurian kayu, garapan liar dan antisipasi pencegahan bencana alam. (Kom-Pht/Jbg/Ars).
Editor:Lra
Copyright©2026