Ketua DPD Sekar KPH Kebonharjo, Lasmundi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Aliansi Rembang Bergerak, serta warga Desa Mojosari, yang antusias dan memiliki inisiatif untuk menghijaukan lingkungan sekitar.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pelopor bagi warga lainnya untuk ikut berpartisipasi menanam di lingkungan sekitarnya,” harapnya.
Ia, menjelaskan bahwa gerakan menanam pohon menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan bumi. Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim, penebangan liar, dan kebakaran hutan, kegiatan penanaman pohon merupakan langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam serta mengurangi dampak pemanasan global.
Kegiatan penanaman tersebut diikuti langsung oleh Administratur KPH Kebonharjo, Rovi Tri Kuncoro, beserta jajaran manajemen KPH Kebonharjo. Di sela kegiatan, Administratur KPH Kebonharjo, menyampaikan bahwa setiap pohon yang ditanam merupakan investasi besar bagi kehidupan generasi mendatang.
“Pohon merupakan penjaga kehidupan di bumi. Pohon menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, menjaga kesuburan tanah, serta mencegah erosi. Oleh karena itu, gerakan menanam pohon ini memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar kegiatan simbolik,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Ketua Aliansi Rembang Bergerak, Achmad Rif’an, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman tersebut merupakan hasil kerja sama antara organisasinya dengan DPD Sekar KPH Kebonharjo, dan masyarakat setempat.
“Kami dari Aliansi Rembang Bergerak, bekerja sama dengan DPD Sekar KPH Kebonharjo, organisasi serikat karyawan di Badan Usaha Milik Negara Perhutani, melaksanakan penanaman bersama masyarakat. Bahkan, sebagian warga yang melintas juga meminta bibit buah untuk ditanam,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan penanaman berjalan lancar meskipun sempat diguyur hujan gerimis. Adapun jenis tanaman yang ditanam meliputi petai, sirsak, jambu biji, alpukat, serta tabebuya ungu sebagai tanaman estetika. (Kom/PHT/Kbh-Ari)