KEBONHARJO, PERHUTANI (23/01/2026) | Taman kanak-Kanak Tunas Rimba I Perhutani KPH Kebonharjo didampingi Petugas Satuan Pemadam Kebakaran (Satdamkar) Kecamatan Jatirogo menggelar sosialisasi, simulai dan edukasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan tenis komplek Kantor KPH Kebonharjo pada Jum’at (20/02.
Selain diikuti segenap siswa-siswi TK Tunas Rimba I beserta guru hadir pula Ikatan Istri Karyawan Perhutani (IIKP) KPH Kebonharjo serta segenap orang tua siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para siswa dan siswi terhadap bahaya kebakaran serta langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.
Administratur KPH Kebonharjo, Rovi Tri Kuncoro saat dikonfirmasi mengapresiasi guru, IIKP dan orang tua siswa yang sudah melaksanakan simulasi dan edukasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran bersama Satdamkar.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa, guru, IIKP dan orang tua dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan sekolah maupun di rumah, Kata Rovi.
Lebih lanjut, ia berharap dengan adanya sosialisasi ini, para siswa semakin mengetahui, memahami, dan menguasai keterampilan terkait bahaya kebakaran dan semakin memperkecil atau menurunkan risiko kebakaran.
Salah satu petugas Satdamkar, Aris Setiyono menyambut baik kegiatan tersebut, menandakan kesadaran akan pentingnya memahami dan mengetahui cara pencegahan sejak dini bila terjadi kebakaran disekitar kita.
“Dalam kegiatan ini, kami bersama Tim Satdamkar akan terlebih dahulu memperkenalkan piranti yang digunakan untuk memadamkan kebakaran, sekaligus memberitahu bagaimana cara pencegahan kebakaran dan penanganan kebakaran,”Jelas Aris Setiyono.
“Kami juga akan mempratikkan cara memadamkan api baik secara manual menggunakan kain basah atau pun mobil pemadam,” imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas Damkar juga memberikan edukasi langsung mengenai cara memadamkan api akibat kebakaran kompor gas serta cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang benar dan aman.
Para guru, siswa, Ibu-ibu IIKP dan orang tua terlihat antusias mengikuti simulasi yang diberikan, bahkan sejumlah guru maupun orangtua juga mempraktikkan langsung bagaimana memadamkan api menggunakan kain basah. Termasuk juga melakukan pemadaman dengan selang dari mobil Damkar. (Kom-PHT/Kbh/Ari)
Editor: Tri
Copyright © 2026