PERUM PERHUTANI KPH KEDU SELATAN (4/3/2026) | Perum Perhutani, KPH Kedu Selatan, melalui Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Wonosobo, mendampingi kegiatan survey lapangan terkait rencana penyiapan calon lokasi Batalyon Ketahanan Pangan (Yon TP), di Petak 38, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sapuran, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngadisono. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim Kodim 0707/Wonosobo, dengan melibatkan unsur Koramil setempat, Selasa, (03/03/2026).

Survey lapangan dipimpin oleh Perwira Seksi Logistik (Pasilog), Kapten Purwantoro, didampingi jajaran Perhutani, yakni Asisten Perhutani/Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngadisono, Titus Kurniawan, Kepala Sub Seksi (KSS) HKAKP, Bambang Heri S, serta Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sapuran, Paspin Hermawan. Sinergi lintas sektor ini bertujuan memastikan bahwa rencana pemanfaatan lokasi tetap memperhatikan aspek teknis, administratif, serta kelestarian kawasan hutan.

Kegiatan survey lapangan meliputi:

  1. Identifikasi kondisi fisik dan topografi lahan di Petak 38.

  2. Peninjauan aksesibilitas dan sarana prasarana pendukung.

  3. Kajian aspek keamanan dan kesiapan wilayah.

  4. Verifikasi kesesuaian pemanfaatan lahan dengan ketentuan pengelolaan kawasan hutan.

Hasil peninjauan menunjukkan bahwa Petak 38, RPH Sapuran, memiliki kondisi lahan yang relatif representatif untuk pengembangan fasilitas satuan. Akses menuju lokasi cukup memadai dengan dukungan jalan penghubung yang dapat dilalui kendaraan operasional. Selain itu, kondisi keamanan wilayah dinilai kondusif serta berada dalam jangkauan pengawasan aparat teritorial. Tim juga melakukan pencatatan batas petak, kondisi vegetasi, serta potensi dampak lingkungan yang menjadi pertimbangan dalam tahap perencanaan berikutnya.

Pasilog, Kapten Purwantoro, menyampaikan apresiasi kepada Perhutani, atas pendampingannya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan awal sebelum proses administrasi dan perencanaan teknis lebih lanjut dilakukan. Koordinasi dengan Perhutani, menjadi hal utama untuk memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan.

Asisten Perhutani/Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngadisono, Titus Kurniawan, menegaskan komitmen untuk mendukung langkah koordinatif dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian dan tata kelola kawasan hutan yang berkelanjutan.

Kegiatan survey lapangan berjalan aman, tertib, dan lancar. Hasil survey ini akan menjadi bahan pertimbangan dan laporan kepada komando atas untuk proses pengambilan keputusan lebih lanjut terkait rencana pembangunan Batalyon Ketahanan Pangan, di wilayah Petak 38, RPH Sapuran, BKPH Ngadisono. (Kom-PHT/Kds/Bhs).

Editor: Tri

Copyright © 2026