KEDU UTARA, PERHUTANI (29/12/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara memberikan pendampingan kepada mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lokasi persemaian Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kleseman, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo, Jumat (26/12). Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara Perhutani dan dunia akademik dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehutanan.

Pendampingan PKL dilaksanakan secara langsung oleh jajaran petugas lapangan BKPH Wonosobo bersama tenaga persemaian. Para mahasiswa memperoleh pembekalan dan praktik lapangan terkait pengelolaan persemaian, mulai dari pengenalan jenis tanaman kehutanan, teknik penyemaian, perawatan bibit, hingga proses penyiapan bibit siap tanam yang memenuhi standar kualitas.

Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Wonosobo Yossy Elfirani menyampaikan bahwa Perhutani terbuka dalam mendukung kegiatan akademik yang selaras dengan prinsip pengelolaan hutan lestari. Menurutnya, kegiatan PKL tidak hanya memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana transfer pengetahuan antara praktisi lapangan dan kalangan akademisi.

Perhutani sangat mendukung kegiatan PKL mahasiswa karena merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda yang memahami pengelolaan hutan secara berkelanjutan. Melalui pendampingan di persemaian RPH Kleseman, mahasiswa dapat melihat dan terlibat langsung dalam proses awal pembangunan hutan, yaitu penyediaan bibit yang berkualitas, ujarnya.

Ia menambahkan bahwa persemaian memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan rehabilitasi hutan dan lahan serta kegiatan penanaman di wilayah kerja Perhutani. Oleh karena itu, pengelolaan persemaian harus dilakukan secara cermat, terencana, dan sesuai dengan kaidah teknis kehutanan.

Perwakilan mahasiswa UGM Naufaldi menyampaikan bahwa kegiatan PKL di persemaian RPH Kleseman memberikan pengalaman yang sangat berharga. Mahasiswa dapat mengaplikasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung ke dalam praktik lapangan.

Kami mendapatkan banyak pembelajaran langsung, mulai dari teknik persemaian hingga manajemen pengelolaan bibit kehutanan. Pendampingan dari Perhutani dan tenaga persemaian sangat membantu kami memahami kondisi riil di lapangan, katanya.

Tenaga persemaian RPH Kleseman Budi menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan persemaian juga memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional. Selain membantu pekerjaan teknis, kehadiran mahasiswa turut mendorong semangat berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Kami senang dapat berbagi praktik lapangan dengan adik-adik mahasiswa. Semoga ilmu yang didapat dapat bermanfaat dan diterapkan ke depannya, ujarnya.

Melalui kegiatan pendampingan PKL ini, Perhutani KPH Kedu Utara berharap dapat menjalin kerja sama yang berkelanjutan dengan perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pengelolaan hutan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya pengelolaan hutan yang lestari, produktif, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri
Copyright © 2025