KEDU UTARA, PERHUTANI (13/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara mendukung dan mengikuti kegiatan penanaman bersama unsur Forkopimcam Kandangan di Petak 77 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tlogopucang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto, pada Kamis (12/02). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya reboisasi, mitigasi bencana, serta penguatan fungsi ekonomi kawasan hutan melalui penanaman jenis tanaman buah seperti durian dan alpukat.

Penanaman dilakukan secara simbolis dan dilanjutkan dengan penanaman bersama oleh jajaran Perhutani, unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan, serta perwakilan masyarakat sekitar. Jenis tanaman yang dipilih dinilai memiliki dua fungsi strategis, yakni memperkuat tutupan lahan untuk mencegah erosi dan longsor sekaligus memberikan nilai ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.

Administratur Perhutani KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Candiroto Joko Supriyanto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyampaikan apresiasi atas kegiatan penanaman bersama Forkopimcam Kandangan. Menurutnya, penanaman durian dan alpukat tidak hanya mendukung program reboisasi dan mitigasi bencana, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar hutan.

Ia menambahkan bahwa kawasan Petak 77 RPH Tlogopucang memiliki fungsi lindung yang penting sehingga perlu penguatan vegetasi untuk menjaga stabilitas tanah dan tata air. Dengan pemilihan tanaman buah berkayu, diharapkan mampu memperkuat struktur tanah sekaligus menjadi aset produktif pada masa mendatang.

Kepala Kepolisian Sektor Kandangan AKP Sugiyono menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan.

Ia menyatakan bahwa kepolisian siap mendukung kegiatan pelestarian hutan. Upaya reboisasi dinilai penting untuk mencegah potensi bencana seperti longsor dan banjir. Selain itu, tanaman yang memiliki nilai ekonomi dapat menjadi motivasi masyarakat untuk ikut menjaga dan merawatnya.

Komandan Rayon Militer Kandangan Letda Inf Budiyanto menyampaikan bahwa TNI mendukung penuh langkah kolaboratif dalam menjaga kelestarian alam.

Ia menuturkan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar menanam pohon, melainkan menanam harapan bagi generasi mendatang. Sinergi antara Perhutani, TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan menjadi kekuatan dalam menjaga hutan tetap lestari sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Melalui kegiatan penanaman ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif bahwa hutan memiliki peran vital sebagai penyangga kehidupan. Reboisasi dengan tanaman bernilai ekonomi menjadi strategi yang tidak hanya memperkuat aspek ekologis, tetapi juga mendukung pemberdayaan masyarakat desa hutan.

Perhutani menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Forkopimcam Kandangan dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian kawasan hutan. Dengan kolaborasi yang solid, upaya mitigasi bencana dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan secara berkelanjutan. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri
Copyright © 2026