KEDU UTARA, PERHUTANI (21/01/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, memberikan pendampingan kepada mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dalam kegiatan pembelajaran lapangan di lokasi persemaian Petak 35N2, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kleseman, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo, pada Rabu (21/01/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Perhutani, dengan dunia pendidikan, dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia kehutanan sekaligus penguatan praktik pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
Pendampingan dilaksanakan secara langsung di areal persemaian yang dikelola Perhutani, dengan fokus pada pengenalan tahapan persemaian, mulai dari penyiapan media tanam, pemilihan benih, teknik penyemaian, pemeliharaan bibit, hingga kesiapan bibit untuk ditanam di lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melihat serta mempraktikkan secara langsung proses persemaian sebagai salah satu tahapan penting dalam kegiatan rehabilitasi dan pembangunan hutan.
Administratur KPH Kedu Utara, melalui Kepala Seksi Pengelolaan Sumber Daya Hutan (PSDH), Maria Heny Sustikarini, menyampaikan bahwa Perhutani, terbuka dan mendukung penuh kegiatan akademik yang dilaksanakan di kawasan hutan selama sesuai ketentuan dan tidak mengganggu fungsi pokok hutan. Menurutnya, pendampingan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman lapangan dari praktisi kehutanan.
“Persemaian merupakan fondasi awal keberhasilan penanaman. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memahami bahwa kualitas bibit sangat menentukan keberhasilan rehabilitasi hutan. Perhutani, berkomitmen mendukung dunia pendidikan dengan memberikan akses pembelajaran langsung di lapangan,” ujarnya.
Ia, menambahkan bahwa kegiatan persemaian di Petak 35N2, RPH Kleseman, merupakan bagian dari upaya Perhutani, dalam menyiapkan bibit berkualitas guna mendukung kelestarian hutan. Oleh karena itu, pendampingan kepada mahasiswa, juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai tanggung jawab dan kepedulian terhadap kelestarian sumber daya hutan sejak dini.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa UNS, terlihat antusias mengikuti arahan petugas Perhutani. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait teknis persemaian maupun pengelolaan hutan secara umum, sehingga tercipta suasana pembelajaran yang konstruktif antara akademisi dan praktisi di lapangan.
Perwakilan mahasiswa UNS, Regina, menyampaikan apresiasinya kepada Perhutani, atas kesempatan dan pendampingan yang diberikan.
“Kami mendapatkan gambaran langsung bagaimana proses persemaian yang baik dan benar. Pendampingan dari Perhutani, sangat membantu kami memahami teori yang selama ini dipelajari di bangku kuliah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan pendampingan ini, Perhutani, berharap dapat terus menjalin kerja sama yang baik dengan perguruan tinggi, dalam rangka mencetak generasi muda yang kompeten dan peduli terhadap kelestarian hutan. Sinergi antara Perhutani, dan mahasiswa, diharapkan mampu mendukung pengelolaan hutan yang lestari, produktif, dan berwawasan lingkungan di masa mendatang. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)
Editor: Tri
Copyright © 2026