KEDU UTARA, PERHUTANI (10/02/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara mendukung kegiatan penanaman 2.000 pohon yang diinisiasi oleh GP Ansor Kabupaten Kendal di lereng Gunung Prau. Penanaman tersebut di antaranya dilakukan di kawasan hutan Petak 3A Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kenjuran, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian sarasehan mitigasi bencana alam di wilayah Gunung Prau, Minggu (08/02).
Kegiatan penanaman pohon ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, TNI-Polri, serta elemen masyarakat, di antaranya Bupati Kendal, Camat Sukorejo, Polsek Sukorejo, Koramil Sukorejo, Perhutani, Pemerintah Desa Purwosari, GP Ansor Kabupaten Kendal, serta komunitas pecinta alam. Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat upaya mitigasi bencana di wilayah lereng gunung.
Penanaman pohon dilakukan sebagai langkah nyata dalam memperkuat fungsi ekologis hutan, meningkatkan daya dukung lingkungan, serta meminimalkan risiko bencana alam seperti longsor dan banjir. Kawasan hutan memiliki peran strategis sebagai daerah resapan air dan penyangga kehidupan masyarakat di sekitarnya, sehingga upaya rehabilitasi dan pelestarian hutan menjadi sangat penting.
Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Candiroto Joko Supriyanto menyampaikan bahwa Perhutani mendukung penuh kegiatan penanaman pohon yang digagas oleh GP Ansor Kabupaten Kendal. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Perhutani dalam pengelolaan hutan lestari dan berkelanjutan.
“Perhutani sangat mengapresiasi inisiatif GP Ansor Kabupaten Kendal dalam kegiatan penanaman pohon, baik di dalam kawasan hutan maupun di luar kawasan hutan. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat fungsi ekologis hutan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan. Sinergi antara Perhutani, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam upaya mitigasi bencana,” ujarnya.
Dalam sarasehan mitigasi bencana, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Shidqon Prabowo menekankan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual umat manusia.
“Selain kewajiban berbuat baik kepada Allah dan kepada sesama manusia, kita juga berkewajiban menjaga serta berbuat baik kepada alam. Kita harus hadir di tengah masyarakat untuk menjaga kelestarian alam demi keberlangsungan hidup bersama,” tuturnya.
Sarasehan mitigasi bencana yang dirangkaikan dengan kegiatan penanaman pohon ini menjadi ruang dialog antara pemerintah, aparat, organisasi masyarakat, dan warga dalam memperkuat pemahaman tentang pentingnya mitigasi bencana berbasis lingkungan. Diskusi tersebut diharapkan mampu melahirkan langkah-langkah strategis dalam menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana.
Melalui kegiatan ini, Perhutani bersama GP Ansor dan para pemangku kepentingan berharap dapat memperkuat sinergi dalam pengelolaan hutan yang lestari. Upaya penanaman pohon di kawasan lereng Gunung Prau diharapkan menjadi langkah konkret dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan fungsi hutan bagi generasi mendatang. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)
Editor: Tri
Copyright © 2026