KEDU UTARA, PERHUTANI (23/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara turut mendukung dan menghadiri kegiatan monitoring lapangan serta diskusi informal yang diinisiasi Samitra Lingkungan bersama Aliansi Kolibri dan pihak donor. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan hutan petak 16I Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sigedang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat kolaborasi pengelolaan hutan berkelanjutan dan restorasi ekosistem, Minggu (22/02/2026).

Kegiatan ini diikuti jajaran Perhutani, Penyuluh CDK Wilayah VII Wonosobo, Ketua Aliansi Kolibri beserta anggota, Direktur Samitra Lingkungan, tim restorasi, serta penerjemah yang mendukung komunikasi dengan mitra donor. Monitoring dilakukan dengan meninjau langsung kondisi lapangan sekaligus mendiskusikan perkembangan kegiatan konservasi, tantangan yang dihadapi, serta rencana tindak lanjut untuk meningkatkan efektivitas program rehabilitasi hutan.

Dalam diskusi informal yang berlangsung hangat dan konstruktif, seluruh peserta saling bertukar pandangan mengenai pentingnya sinergi multipihak dalam menjaga kelestarian kawasan hutan, khususnya dalam upaya pemulihan tutupan lahan dan peningkatan keanekaragaman hayati. Kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman terkait praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.

Sebagai bentuk komitmen bersama terhadap pelestarian lingkungan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis jenis keningar di lokasi kegiatan. Penanaman tersebut diharapkan dapat mendukung upaya rehabilitasi kawasan serta meningkatkan fungsi ekologis hutan, sekaligus menjadi contoh nyata kolaborasi antara pengelola hutan, organisasi lingkungan, dan mitra lainnya.

Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Wonosobo Yossy Elfirani menyampaikan bahwa Perhutani mengapresiasi inisiatif Samitra Lingkungan dan seluruh mitra yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi seperti ini sangat penting dalam memperkuat upaya konservasi dan memastikan pengelolaan hutan berjalan secara berkelanjutan.

Ia menyampaikan bahwa Perhutani mendukung penuh kegiatan monitoring dan diskusi sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kelestarian hutan. Sinergi antara Perhutani, organisasi lingkungan, dan para pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga fungsi hutan bagi lingkungan dan masyarakat.

Direktur Samitra Lingkungan Rumiyati menyampaikan terima kasih atas dukungan Perhutani dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi upaya restorasi ekosistem di wilayah Wonosobo.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang belajar bersama untuk memperkuat kerja kolaboratif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pihaknya berharap upaya restorasi dan penanaman yang dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem serta masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan monitoring, diskusi, dan penanaman bersama ini, diharapkan terbangun komitmen yang semakin kuat antar pemangku kepentingan dalam mendukung pengelolaan hutan yang lestari, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan di kawasan RPH Sigedang BKPH Wonosobo. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri
Copyright © 2026