KEDU UTARA, PERHUTANI (13/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara mendukung dan menghadiri kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diinisiasi Forum Jurnalis Temanggung (FJT) dengan mengusung tema “Temanggung Ngremboko”. Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian insan pers terhadap pelestarian lingkungan, khususnya di kawasan lereng Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, dan Gunung Prau, Kamis (12/02).

Penanaman dipusatkan di sekitar Embung Kledung serta menyasar sembilan titik jalur pendakian di kawasan tiga gunung tersebut. Program ini menargetkan penanaman ribuan pohon sebagai upaya konservasi lahan, menjaga tutupan vegetasi, sekaligus memperkuat daya dukung lingkungan pegunungan di Kabupaten Temanggung.

Administratur Perhutani KPH Kedu Utara Andrie Syailendra menyampaikan dukungan penuh atas inisiatif Forum Jurnalis Temanggung tersebut. Menurutnya, kawasan hutan di lereng tiga gunung memiliki nilai strategis, baik dari sisi ekologi, sosial, maupun ekonomi.

“Perhutani mengapresiasi kepedulian insan pers yang tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga terjun langsung dalam aksi nyata pelestarian lingkungan. Perhutani siap bersinergi dalam mendukung kegiatan konservasi, termasuk pengamanan dan pemeliharaan tanaman di kawasan hutan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, upaya penghijauan di kawasan lereng gunung menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian hutan sebagai sistem penyangga kehidupan. Dengan tutupan vegetasi yang baik, risiko bencana alam dapat ditekan sekaligus memastikan keberlanjutan sumber daya air bagi masyarakat Temanggung dan wilayah sekitarnya.

Ketua Panitia Anis Efizudin mengatakan bahwa aksi tanam pohon ini tidak sekadar seremonial peringatan HPN, tetapi menjadi gerakan bersama yang berorientasi jangka panjang. Menurutnya, kawasan pegunungan di Temanggung memiliki peran strategis sebagai daerah tangkapan air dan penyangga keseimbangan ekosistem.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa wartawan tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap upaya pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penghijauan di lereng gunung penting untuk menekan potensi kerusakan alam seperti erosi, longsor, hingga berkurangnya debit sumber air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat.

Bupati Temanggung Agus Setyawan turut mengapresiasi langkah konkret yang digagas FJT. Ia menilai kolaborasi antara insan pers, pemerintah daerah, dan Perhutani merupakan bentuk sinergi positif dalam menjaga kelestarian alam.

“Kawasan lereng gunung memiliki fungsi vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan ketersediaan sumber air bagi masyarakat. Penanaman pohon ini merupakan investasi ekologis untuk keberlanjutan lingkungan dan generasi mendatang,” katanya.

Ia berharap masyarakat, khususnya yang tinggal di lereng Sumbing, Sindoro, dan Prau, dapat berperan aktif dalam merawat tanaman yang telah ditanam. Ia menekankan bahwa keberhasilan program penghijauan tidak hanya bergantung pada kegiatan tanam, tetapi juga pada komitmen bersama dalam menjaga dan memelihara tanaman hingga tumbuh optimal.

Melalui semangat “Temanggung Ngremboko”, seluruh pihak diharapkan terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian alam. Momentum Hari Pers Nasional 2026 menjadi pengingat bahwa tanggung jawab merawat bumi bukan hanya milik satu pihak, melainkan gerakan bersama demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri
Copyright © 2026