KEDU UTARA, PERHUTANI (02/04/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan dengan mengikuti kegiatan penanaman pohon dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11, Search and Rescue (SAR) Macan Gunung Prau. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Bojong, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Rabu, (01/04).

Kegiatan penanaman pohon ini, merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT SAR Macan Gunung Prau, yang melibatkan berbagai unsur, di antaranya relawan SAR, TNI, Polri, Perhutani, serta masyarakat setempat. Momentum ini, tidak hanya menjadi ajang peringatan hari jadi organisasi, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta penguatan sinergi lintas sektor.

Perhutani, KPH Kedu Utara, melalui jajaran Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto, turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan di wilayah hutan. Keterlibatan ini, juga menjadi bagian dari upaya Perhutani, dalam memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya dalam menjaga keberlanjutan fungsi hutan.

Administratur, KPH Kedu Utara, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto, Joko Supriyanto, menyampaikan bahwa Perhutani, menyambut baik kegiatan yang menggabungkan aspek kemanusiaan dan pelestarian lingkungan tersebut.

“Perhutani, sangat mengapresiasi kegiatan penanaman pohon yang digagas dalam rangka HUT SAR Macan Gunung Prau. Kegiatan ini, tidak hanya memperkuat semangat kebersamaan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan,” ujarnya.

Ia, menambahkan bahwa sinergi antara Perhutani, relawan SAR, serta pemangku kepentingan lainnya sangat penting, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan di kawasan hutan, seperti bencana alam maupun gangguan keamanan hutan.

“Melalui kolaborasi yang baik, Perhutani, optimistis upaya pelestarian hutan dapat berjalan lebih optimal sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Ke depan, sinergi ini diharapkan terus terjalin dan semakin kuat,” tambahnya.

Bupati Temanggung, Agus Setyawan, dalam amanatnya menyampaikan apresiasi atas dedikasi para relawan dalam menjalankan misi kemanusiaan.

Ia, menegaskan bahwa semangat kerelawanan merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sesama.

“Kerelawanan adalah wujud nyata dari kemanusiaan. Menjadi relawan berarti siap hadir di saat orang lain mengalami kesulitan, siap membantu tanpa membedakan latar belakang, dan siap mengorbankan waktu, tenaga, bahkan keselamatan diri demi menyelamatkan orang lain,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan organisasi seperti SAR Macan Gunung Prau, memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya dalam kegiatan evakuasi dan penanganan bencana, tetapi juga dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan, salah satunya melalui aksi penanaman pohon.

Ia, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi antara relawan dengan berbagai elemen, mulai dari TNI, Polri, Perhutani, hingga masyarakat dalam menjaga kelestarian alam dan meningkatkan kepedulian sosial.

Sementara itu, Ketua SAR Macan Gunung Prau, Susmoro, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-11 tahun ini, mengusung tema “Melukis Keindahan di Tengah Kehidupan”. Tema tersebut mencerminkan bahwa keindahan tidak hanya terlihat dari panorama alam Gunung Prau, tetapi juga dari nilai-nilai kemanusiaan seperti kepedulian, persaudaraan, dan semangat untuk saling membantu.

Dengan terselenggaranya kegiatan penanaman pohon ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Momentum HUT ke-11 SAR Macan Gunung Prau ini, menjadi pengingat bahwa menjaga alam dan membantu sesama merupakan tanggung jawab bersama demi keberlanjutan kehidupan di masa mendatang. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri

Copyright © 2026