KEDU UTARA, PERHUTANI (25/02/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, bersama jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kejajar, melaksanakan patroli gabungan pada Selasa, (24/02). Kegiatan ini merupakan upaya menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan bencana alam di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Dieng, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo.

Patroli gabungan, menyasar sejumlah titik rawan yang berpotensi terjadi gangguan keamanan hutan, seperti aktivitas penggarapan liar di kawasan hutan negara, potensi kebakaran hutan dan lahan, serta lokasi dengan tingkat kunjungan wisata yang cukup tinggi. Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan sosialisasi kepada para pesanggem agar mematuhi ketentuan pengelolaan lahan, tidak membuka lahan secara ilegal, serta menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengingatkan bahwa kawasan hutan memiliki fungsi penting sebagai penyangga ekosistem, pengatur tata air, serta pelindung dari ancaman bencana seperti longsor dan banjir, khususnya di wilayah dataran tinggi Dieng yang memiliki karakteristik geografis rawan perubahan cuaca ekstrem. Edukasi juga diberikan kepada pengunjung wisata agar tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak hutan, seperti membuang sampah sembarangan, membuat api unggun tanpa izin, maupun merusak vegetasi.

Administratur, KPH Kedu Utara, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo, Yossy Elfirani, menyampaikan bahwa patroli gabungan merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kawasan hutan tetap aman dan lestari.

Ia, menegaskan bahwa kolaborasi dengan aparat kepolisian sangat penting dalam upaya pencegahan pelanggaran serta peningkatan kesadaran masyarakat.

“Melalui patroli bersama ini, Perhutani, ingin memastikan kondisi hutan tetap kondusif sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pesanggem agar tidak melakukan penggarapan liar di kawasan hutan negara. Perhutani, juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga hutan sebagai aset bersama yang memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya.

Kepala Polsek Kejajar, Komisaris Polisi (Kompol) Abror, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan patroli terpadu sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan wilayah, khususnya di kawasan hutan yang memiliki potensi kerawanan tertentu.

Ia, menambahkan bahwa kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran hukum.

“Kami siap bersinergi dengan Perhutani, dalam menjaga keamanan hutan serta memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengunjung agar mematuhi aturan yang berlaku sehingga kelestarian hutan tetap terjaga,” ungkapnya.

Melalui patroli gabungan ini, diharapkan tercipta kondisi hutan yang aman, meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, serta potensi bencana dapat diminimalkan melalui langkah pencegahan yang berkelanjutan. Kolaborasi antara Perhutani, Kepolisian, dan masyarakat, menjadi kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari dan berdaya guna bagi generasi mendatang. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri

Copyright © 2026