KEDU UTARA, PERHUTANI (22/01/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, melaksanakan kegiatan patroli sekaligus tracking, jalur pendakian Gunung Suroloyo, bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bumi Mulyo, dan pengurus basecamp Suroloyo. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan hutan Perhutani, yang berada di Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, yang masuk wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gempol, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, Senin (19/01).

Kegiatan patroli difokuskan pada pengecekan kondisi jalur pendakian, kelengkapan rambu penunjuk arah, potensi kerawanan di sepanjang jalur, serta kebersihan kawasan hutan. Selain itu, dilakukan tracking, jalur untuk mendata dan memetakan potensi jalur pendakian yang akan diusulkan sebagai wisata alam berbasis kemitraan antara Perhutani, dan masyarakat desa, melalui LMDH. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pengelolaan wisata yang tertib, aman, dan berkelanjutan.

Administratur, KPH Kedu Utara, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, Herman Sutrisno, menyampaikan bahwa kegiatan patroli yang disertai tracking, jalur memiliki peran strategis dalam pengelolaan kawasan hutan. Menurutnya, selain untuk menjaga keamanan dan kelestarian hutan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses awal pengusulan wisata pendakian dengan melibatkan masyarakat sekitar hutan.

“Patroli dan tracking, jalur ini tidak hanya bertujuan menjaga keamanan kawasan hutan, tetapi juga sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi dan menilai kesiapan jalur pendakian yang akan diusulkan sebagai wisata alam melalui skema kemitraan,” jelas Herman Sutrisno.

Ia, menambahkan bahwa Perhutani, mendorong pengelolaan wisata berbasis kemitraan agar masyarakat dapat berperan aktif sekaligus memperoleh manfaat ekonomi tanpa mengabaikan fungsi utama hutan. Herman, juga mengimbau seluruh pihak yang terlibat agar tetap mengedepankan prinsip kelestarian, keselamatan, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku di kawasan hutan.

Perwakilan LMDH Bumi Mulyo, Bayu, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung rencana pengembangan wisata pendakian Gunung Suroloyo, melalui pola kemitraan. Menurutnya, keterlibatan LMDH, dalam patroli dan tracking, jalur merupakan bentuk komitmen masyarakat desa dalam menjaga hutan sekaligus mengelola potensi wisata secara bertanggung jawab.

“Kami siap bersinergi dengan Perhutani, dalam pengelolaan wisata pendakian. Dengan skema kemitraan, masyarakat dapat ikut menjaga hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” ujar Bayu.

Sementara itu, perwakilan pengurus basecamp Suroloyo, Angga, menyampaikan bahwa tracking, jalur sangat penting untuk memastikan jalur pendakian layak dan aman bagi pendaki.

Ia, berharap pengusulan wisata pendakian ini dapat segera terealisasi dengan pengelolaan yang terstruktur dan memenuhi standar keselamatan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap jalur pendakian Suroloyo dapat dikelola secara resmi, aman, dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” kata Angga.

Dengan dilaksanakannya patroli dan tracking jalur pendakian ini, Perhutani, berharap terwujud pengelolaan hutan yang aman dan lestari, sekaligus pengembangan wisata alam pendakian berbasis kemitraan yang berkelanjutan. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri

Copyright © 2026