KEDU UTARA, PERHUTANI (06/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, melaksanakan patroli preventif di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Srandil, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, sebagai upaya menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus mencegah terjadinya perusakan hutan, Selasa (06/01). Kegiatan ini juga difokuskan pada antisipasi dampak cuaca hujan yang disertai angin kencang dan berpotensi menimbulkan pohon tumbang, khususnya di jalur menuju kawasan wisata Kampung Pinus Keditan, Desa Keditan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang.
Patroli dilakukan dengan menyusuri jalur hutan yang kerap dilalui masyarakat dan wisatawan. Petugas Perhutani, bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), melaksanakan pemantauan kondisi tegakan, mengecek pohon-pohon yang berpotensi tumbang, serta memastikan tidak terdapat aktivitas yang mengarah pada perusakan kawasan hutan.
Sebagai langkah mitigasi risiko, Perhutani, juga memasang sejumlah plang peringatan bertuliskan “Awas Pohon Tumbang” di beberapa titik strategis. Pemasangan plang tersebut bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalur, terutama wisatawan yang menuju kawasan wisata Kampung Pinus Keditan, mengingat tingginya intensitas hujan dan angin dalam beberapa waktu terakhir.
Administratur KPH Kedu Utara, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa, Herman Sutrisno, menyampaikan bahwa patroli preventif merupakan bagian dari komitmen Perhutani, dalam menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan pengunjung wisata.
“Patroli ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah gangguan keamanan hutan, tetapi juga sebagai langkah antisipatif terhadap potensi bahaya akibat cuaca ekstrem. Jalur ini merupakan akses menuju kawasan wisata, sehingga aspek keselamatan menjadi perhatian utama Perhutani,” ujar Herman Sutrisno.
Ia, menambahkan bahwa Perhutani, secara rutin melakukan evaluasi kondisi hutan, terutama pada lokasi dengan intensitas aktivitas masyarakat yang tinggi. Sinergi dengan LMDH, dinilai sangat penting untuk memastikan pengawasan dan pengamanan kawasan hutan berjalan efektif hingga di tingkat tapak.
Perwakilan LMDH Sadewo, Puji, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan patroli preventif tersebut. Menurutnya, keterlibatan masyarakat desa hutan dalam pengamanan kawasan merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian hutan.
“Kami siap mendukung Perhutani, dalam menjaga keamanan hutan. Dengan patroli bersama dan pemasangan plang peringatan, diharapkan masyarakat dan wisatawan dapat lebih waspada, sekaligus ikut menjaga hutan dari kerusakan,” ungkap Puji.
Selain patroli dan pemasangan plang peringatan, petugas juga melaksanakan komunikasi sosial dengan warga sekitar serta pengelola wisata. Dalam kegiatan tersebut disampaikan imbauan agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di kawasan hutan, khususnya pada musim hujan.
Melalui patroli preventif di RPH Srandil, ini Perhutani, berharap kawasan hutan tetap aman dan lestari, serta mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus mendukung pengembangan wisata Kampung Pinus Keditan secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan konservasi hutan. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)
Editor: Tri
Copyright © 2026