KEDU UTARA, PERHUTANI (17/03/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, melaksanakan kegiatan patroli dan cek preventif di kawasan Wisata Alam Perantunan serta jalur pendakian Gunung Ungaran via Perantunan yang berada di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Lempuyangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan pengunjung menjelang libur Idulfitri. Selasa (17/03)
Cek preventif tersebut difokuskan pada kesiapan pengelolaan wisata, meliputi aspek administrasi, keselamatan, serta keamanan lokasi bagi para pengunjung. Selain itu, Perhutani juga memastikan bahwa berbagai sarana pendukung wisata, seperti papan informasi, rambu keselamatan, serta fasilitas basecamp pendakian telah tersedia dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Administratur KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Ambarawa, Herman Sutrisno, menyampaikan bahwa kegiatan preventif ini merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang berwisata di kawasan hutan.
“Menjelang libur Idulfitri, Perhutani melakukan patroli preventif di kawasan Wisata Alam Perantunan dan jalur pendakian Gunung Ungaran untuk memastikan seluruh aspek pengelolaan wisata telah siap. Hal ini penting guna mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung serta meminimalisir potensi risiko di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Perhutani juga memastikan seluruh papan informasi dan rambu keselamatan telah terpasang dengan baik, sehingga dapat memberikan panduan yang jelas bagi para wisatawan, khususnya pendaki Gunung Ungaran yang akan melintasi jalur perantunan.
“Keberadaan papan informasi dan rambu keselamatan sangat penting untuk memberikan edukasi sekaligus meningkatkan kewaspadaan pengunjung selama berada di kawasan hutan,” tambahnya.
Sementara itu, pengelola Wisata Alam Perantunan, Dwi, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kunjungan wisatawan selama libur Idulfitri, termasuk peningkatan pelayanan di area wisata.
“Kami bersama Perhutani terus berkoordinasi untuk memastikan kesiapan lokasi wisata, baik dari sisi fasilitas maupun pelayanan kepada pengunjung. Harapannya, wisatawan dapat menikmati keindahan alam dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh pengurus basecamp pendakian, Widodo, yang menegaskan bahwa kesiapan fasilitas basecamp menjadi perhatian utama dalam menghadapi lonjakan pendaki.
“Kami memastikan fasilitas basecamp, termasuk registrasi pendakian, area istirahat, serta informasi jalur telah sesuai dengan SOP. Selain itu, kami juga mengingatkan para pendaki untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku demi keselamatan bersama,” jelasnya.
Melalui kegiatan cek preventif ini, diharapkan pengelolaan Wisata Alam Perantunan dan jalur pendakian Gunung Ungaran via Perantunan dapat berjalan optimal, sehingga memberikan rasa aman, nyaman, dan tertib bagi para pengunjung selama masa libur Idulfitri. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)