KEDU UTARA, PERHUTANI (02/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan patroli dan pemantauan pengunjung di kawasan wisata alam Curug Semirang yang berada di Desa Gogik, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan keselamatan pengunjung sekaligus langkah mitigasi bencana seiring meningkatnya jumlah wisatawan pada masa libur akhir tahun, Rabu (31/12).

Curug Semirang merupakan salah satu destinasi wisata alam unggulan yang berada di kawasan hutan negara dan masuk wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Lempuyangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa. Keindahan air terjun dengan latar belakang hutan yang masih alami menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dari berbagai daerah, khususnya saat musim liburan.

Patroli dilakukan oleh petugas lapangan Perhutani BKPH Ambarawa bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Semirang Indah Desa Gogik, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, serta pengelola wisata. Kegiatan patroli difokuskan pada pemantauan aktivitas pengunjung, pengecekan jalur trekking menuju lokasi curug, serta pengawasan kondisi lingkungan dan cuaca. Hal ini penting mengingat potensi hujan disertai angin yang dapat meningkatkan risiko keselamatan, seperti jalur licin, pohon tumbang, dan kenaikan debit air.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga aktif memberikan edukasi dan imbauan kepada pengunjung agar selalu mengutamakan keselamatan selama berwisata. Pengunjung diingatkan untuk menggunakan alas kaki yang aman, tidak berteduh di bawah pohon besar saat hujan dan angin, serta segera meninggalkan area curug apabila kondisi cuaca memburuk.

Administratur Perhutani KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Ambarawa Herman Sutrisno menyampaikan bahwa patroli dan pemantauan tersebut merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berwisata di kawasan hutan.

Pada libur akhir tahun terjadi lonjakan pengunjung di sejumlah wisata alam. Oleh karena itu, Perhutani meningkatkan patroli dan pemantauan untuk memastikan keamanan pengunjung sekaligus memberikan edukasi dan imbauan sebagai langkah mitigasi bencana, khususnya saat cuaca hujan dan angin, ujar Herman Sutrisno.

Ia menambahkan bahwa Perhutani terus mendorong pengelolaan wisata alam yang mengedepankan aspek keselamatan, ketertiban, serta kelestarian kawasan hutan agar manfaat wisata dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Ketua LMDH Semirang Indah Rochadi menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan patroli yang dilakukan Perhutani. Sinergi antara Perhutani, LMDH, dan pengelola wisata dinilai menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung, terutama pada masa lonjakan wisatawan.

Kami bersama Perhutani dan pengelola wisata terus melakukan pengawasan di lapangan. Edukasi kepada pengunjung terkait kewaspadaan terhadap cuaca dan keselamatan berwisata selalu kami sampaikan agar kegiatan wisata tetap aman dan tertib, ujarnya.

Pengelola Wisata Curug Semirang Madhib menyatakan kesiapan dalam menghadapi peningkatan jumlah pengunjung selama libur akhir tahun. Pengawasan di jalur wisata dan area sekitar curug diperketat, serta informasi keselamatan disampaikan secara rutin kepada pengunjung.

Keselamatan pengunjung menjadi prioritas kami. Selama libur akhir tahun, kami meningkatkan pemantauan dan terus mengingatkan pengunjung untuk berhati-hati, terutama saat hujan dan angin, ujarnya.

Melalui patroli dan pemantauan terpadu ini, Perhutani berharap kegiatan wisata di Curug Semirang dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman, sekaligus tetap menjaga kelestarian hutan sebagai bagian penting dari ekosistem dan destinasi wisata alam. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri
Copyright © 2026