KEDU UTARA, PERHUTANI (05/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan patroli pemantauan di kawasan wisata pendakian Gunung Sindoro via Alang-Alang Sewu yang berada di Desa Reco, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung pada libur awal tahun seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas pendakian gunung dan wisata alam pegunungan, Jumat (02/01/2026).

Jalur pendakian Gunung Sindoro via Alang-Alang Sewu berada di kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Anggrunggondok, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo. Sebagai kawasan hutan yang dimanfaatkan untuk kegiatan wisata alam, pengelolaannya dilaksanakan dengan tetap mengedepankan prinsip keselamatan pengunjung, ketertiban, serta kelestarian hutan.

Patroli pemantauan dilakukan bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sidodadi serta pengelola basecamp pendakian Gunung Sindoro via Alang-Alang Sewu. Pemantauan difokuskan pada aktivitas pendaki, kepatuhan terhadap prosedur dan kuota pendakian, kondisi jalur, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung keselamatan. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan langsung kepada pendaki agar selalu mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan hutan.

Administratur Perhutani KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Wonosobo, Yossy Elfirani, menyampaikan bahwa libur awal tahun kerap diikuti dengan peningkatan signifikan jumlah pengunjung di jalur pendakian Gunung Sindoro.

“Pada momen libur awal tahun, aktivitas pendakian di jalur Alang-Alang Sewu cenderung meningkat. Oleh karena itu, Perhutani melakukan patroli pemantauan untuk memastikan kegiatan pendakian berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa selain pengawasan, patroli pemantauan juga bertujuan untuk mengedukasi pendaki agar mempersiapkan diri dengan baik, membawa perlengkapan standar, serta memperhatikan kondisi cuaca. Keselamatan pendaki menjadi prioritas utama. Perhutani mengimbau agar pendaki tidak memaksakan diri apabila kondisi cuaca tidak mendukung, tambahnya.

Ketua LMDH Sidodadi, Gito Nasio, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Perhutani dalam menjaga kondusivitas jalur pendakian. Menurutnya, sinergi antara Perhutani, LMDH, dan pengelola basecamp sangat penting dalam menghadapi lonjakan pengunjung. Kami siap membantu pengawasan dan memberikan pendampingan kepada pendaki sekaligus menjaga agar aktivitas pendakian tidak berdampak negatif terhadap lingkungan hutan, ujarnya.

Sementara itu, Pengelola Basecamp Pendakian Gunung Sindoro via Alang-Alang Sewu, Abdul Rohman, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif menghadapi peningkatan jumlah pendaki. Kami memperketat proses registrasi, melakukan pendataan pendaki secara menyeluruh, serta memberikan pengarahan terkait jalur, lokasi berkemah, dan aturan selama pendakian, jelasnya.

Dengan patroli pemantauan yang dilakukan secara terpadu, Perhutani berharap wisata pendakian Gunung Sindoro via Alang-Alang Sewu pada libur awal tahun dapat berlangsung aman dan tertib, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, serta tetap menjaga kelestarian kawasan hutan secara berkelanjutan. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri
Copyright © 2026