Koordinasi tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan pengawasan terhadap kawasan hutan negara dari berbagai potensi gangguan keamanan, seperti pencurian kayu, perambahan lahan, hingga aktivitas lain yang dapat mengancam kelestarian hutan. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya kolaborasi dalam menjaga kawasan hutan agar tetap aman dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
Plt. Wakil Administratur, KPH Kedu Utara, Alimin, menyampaikan bahwa keamanan hutan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan dukungan seluruh pihak, termasuk unsur TNI, yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Koordinasi ini, merupakan bagian dari langkah nyata Perhutani, dalam memperkuat pengamanan hutan melalui sinergi bersama aparat kewilayahan. Perhutani, berharap, dengan dukungan dari Koramil 0707/Wonosobo, pengawasan terhadap kawasan hutan dapat berjalan lebih optimal sehingga potensi gangguan keamanan dapat diminimalkan,” ujar Alimin.
Ia, menambahkan bahwa keberadaan hutan memiliki fungsi strategis, tidak hanya sebagai penyangga lingkungan, tetapi juga sebagai sumber kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu, upaya menjaga hutan harus dilakukan secara bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dalam pertemuan tersebut, Perhutani, juga menyampaikan kondisi umum kawasan hutan yang berada di wilayah kerja, termasuk titik-titik rawan yang membutuhkan perhatian khusus. Melalui koordinasi ini, diharapkan aparat Koramil dapat mendukung langkah pengamanan melalui komunikasi intensif serta patroli terpadu apabila diperlukan.
Sementara itu, Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, menyambut baik langkah koordinasi yang dilakukan Perhutani sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan di wilayah Kabupaten Wonosobo.
“Kami mendukung penuh upaya Perhutani, dalam menjaga keamanan kawasan hutan. Hutan merupakan aset negara yang harus dijaga bersama karena memiliki nilai penting bagi lingkungan maupun masyarakat. Sinergi antara TNI, dan Perhutani, akan terus kami tingkatkan untuk menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif,” ungkapnya.
Menurutnya, keterlibatan aparat teritorial dalam mendukung pengamanan kawasan hutan merupakan bagian dari tugas pembinaan wilayah, terutama dalam menciptakan ketahanan lingkungan yang berkelanjutan.
Ia, menegaskan bahwa pihaknya siap membantu apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam penanganan gangguan keamanan hutan.
Kegiatan koordinasi ini, menjadi wujud komitmen bersama antara Perhutani, dan TNI, dalam menjaga kelestarian hutan melalui penguatan komunikasi, kerja sama lapangan, dan penanganan dini terhadap berbagai potensi gangguan. Dengan sinergi yang terjalin baik, diharapkan keamanan kawasan hutan di wilayah Wonosobo dapat terus terjaga demi mendukung kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)