KEDU UTARA, PERHUTANI (06/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, menyalurkan santunan kematian kepada ahli waris salah satu mitra kerja sadapan di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Leksono, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo, Selasa (06/01). Santunan tersebut diserahkan kepada Munirah, warga Desa Kalimendong, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, selaku ahli waris almarhum mitra kerja sadapan yang selama ini turut berperan dalam kegiatan pengelolaan hutan Perhutani.

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, menjelaskan bahwa penyerahan santunan dilaksanakan di kediaman keluarga ahli waris, dan diserahkan langsung oleh Administratur KPH Kedu Utara, sebagai bentuk empati dan kepedulian perusahaan terhadap mitra kerja di lapangan. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh kekeluargaan.

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, melalui Administratur KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya mitra kerja sadapan tersebut. Ia, menegaskan bahwa santunan kematian ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani, dalam memberikan perlindungan serta perhatian kepada para mitra kerja yang telah berkontribusi dalam mendukung pengelolaan hutan negara.

“Perhutani, menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Santunan ini merupakan bentuk kepedulian Perhutani, kepada mitra kerja yang telah berjasa dalam kegiatan kehutanan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Andrie Syailendra.

Lebih lanjut, Andrie Syailendra, menjelaskan bahwa peran mitra kerja sadapan sangat penting dalam mendukung produksi getah pinus sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan. Oleh karena itu, Perhutani, tidak hanya menjalin kerja sama dalam aspek produksi, tetapi juga memberikan perhatian pada aspek sosial dan kesejahteraan mitra kerja beserta keluarganya.

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, juga mencatat pernyataan ahli waris almarhum, Munirah, yang menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan santunan yang diberikan oleh Perhutani. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani, yang telah peduli dan memberikan santunan ini. Bantuan ini sangat membantu kami dan menjadi penguat di tengah musibah yang kami alami,” ungkap Munirah.

Melalui penyaluran santunan tersebut, Perhutani, berharap hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat desa hutan, khususnya para mitra kerja dalam pengelolaan sumber daya hutan, semakin kuat. Kepedulian sosial ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan saling mendukung antara Perhutani dan masyarakat sekitar kawasan hutan.

Perhutani, menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pengelola hutan, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap aspek sosial dan kemanusiaan. Dengan sinergi yang kuat antara Perhutani dan masyarakat, pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan diharapkan dapat terus terwujud. (Kom-PHT/Kdu/Nurul)

Editor: Tri

Copyright © 2026