KENDAL, PERHUTANI (05/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal, mendukung rencana Komando Distrik Militer (Kodim) 0715 Kendal, dalam pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP), yang direncanakan berlokasi di kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Magangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalibodri. Lokasi tersebut secara administratif berada di Dukuh Duren, Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah, Senin (05/01).
Tim Kodim 0715 Kendal, yang dipimpin Komandan Kodim 0715 Kendal, beserta jajaran dan Komando Rayon Militer Pegandon, melaksanakan peninjauan lapangan terhadap rencana lokasi yang akan diusulkan sebagai penggunaan kawasan hutan untuk markas batalion baru. Kegiatan tersebut didampingi Administratur KPH Kendal, bersama Wakil Administratur KPH Kendal, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalibodri, serta jajaran Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH).
Administratur KPH Kendal, Muhadi, menyampaikan bahwa Perhutani, siap mendukung rencana pembangunan batalion baru yang diinisiasi oleh Kodim 0715 Kendal. Ia, menjelaskan bahwa kunjungan lapangan tersebut bertujuan untuk melakukan pengecekan lokasi yang akan dimohonkan sebagai kawasan pendirian Batalyon Teritorial Pembangunan.
“Kunjungan Komandan Kodim 0715 Kendal, hari ini dilakukan untuk mengecek lokasi yang akan dimohonkan sebagai tempat pendirian Batalyon Teritorial Pembangunan, yang direncanakan berada di kawasan hutan Petak 87, RPH Magangan, BKPH Kalibodri. Perhutani, siap membantu dalam proses pengurusan perizinan penggunaan kawasan hutan, termasuk penyediaan data kawasan yang akan digunakan,” ujar Muhadi.
Lebih lanjut, Muhadi, menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi yang baik antara Perhutani KPH Kendal dan Kodim 0715 Kendal. Menurutnya, komunikasi dan kerja sama yang terjalin diharapkan dapat saling mendukung dalam pelaksanaan tugas, baik dalam menjaga kelestarian hutan maupun mendukung pengamanan pertahanan nasional.
“Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara Perhutani dan Kodim 0715 Kendal, diharapkan dapat saling membantu dalam menjalankan tugas, baik pelestarian hutan maupun pengamanan pertahanan negara,” imbuhnya.
Ia, juga menjelaskan bahwa kawasan hutan Petak 87, dengan luas kurang lebih 80 hektare merupakan hutan produksi. Namun, karena kondisi sosial yang rawan, kawasan tersebut saat ini menjadi tanah kosong. Oleh karena itu, ia berharap kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan nantinya dapat memberikan dampak positif terhadap keamanan kawasan hutan sekaligus mengurangi potensi kerusakan lingkungan.
Sementara itu, Komandan Kodim 0715 Kendal, Letnan Kolonel Infanteri, Bagus Setyawan, menyampaikan bahwa pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan, bertujuan untuk memperkuat pertahanan negara, menciptakan stabilitas keamanan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa lokasi pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan, di Kendal, dapat direalisasikan, sekaligus sebagai persiapan rencana kunjungan pengecekan lokasi oleh Komandan Korem 073 Makutarama Salatiga,” jelasnya. (Kom-PHT/Knd/Mwn)
Editor: Tri
Copyright © 2026