KENDAL, PERHUTANI (06/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal, bersama Komando Distrik Militer (Kodim), di berbagai wilayah melaksanakan survei intensif rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP). Program tersebut merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional, di bawah Kementerian Pertahanan, dalam rangka memperkuat pertahanan negara sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional. Kegiatan survei dilaksanakan di lokasi rencana pembangunan Yon TP, yang berada di kawasan hutan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalibodri, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Magangan, Kecamatan Ngampel, Desa Jatirejo, Kabupaten Kendal, Selasa (06/01).

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dihadiri oleh Administratur KPH Kendal, beserta jajaran Kepala Seksi, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalibodri, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Magangan, serta Komandan Distrik Militer (Dandim) 0715/Kendal beserta jajaran.

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal, melalui Administratur KPH Kendal, Muhadi, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik dan siap mendukung program strategis nasional tersebut. Menurutnya, kerja sama lintas instansi sangat penting dalam mendorong ketahanan pangan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Kami dari Perhutani KPH Kendal, menyambut baik dan siap mendukung program strategis nasional ini. Kerja sama lintas instansi seperti ini penting untuk mendorong ketahanan pangan, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Perhutani akan berperan aktif dalam mendukung proses perencanaan maupun proses perizinan,” ujar Muhadi.

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal, menambahkan bahwa Perhutani, bersama Dandim, secara aktif melakukan survei lokasi pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan, yang mendukung pertahanan dan ketahanan pangan, dengan memanfaatkan lahan hutan yang dikelola Perhutani. Kegiatan tersebut mengedepankan sinergi antara Tentara Nasional Indonesia dan Badan Usaha Milik Negara dalam pelaksanaan program strategis nasional.

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal, juga mencatat pernyataan Komandan Resor Militer (Korem) 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan tersebut. Ia, menjelaskan bahwa keberadaan Batalyon Teritorial Pembangunan, di wilayah Kendal diharapkan membawa dampak positif, baik dari aspek keamanan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan pembentukan 100 Batalyon Teritorial Pembangunan, khususnya di kabupaten, yang belum memiliki batalyon, termasuk Kabupaten Kendal. Pembentukan Yon TP, berorientasi pada Operasi Militer, Selain Perang sebagai implementasi soft power atau pendekatan nonmiliter, untuk menjaga kedaulatan negara. Kekuatan ini bukan untuk menghadapi serangan musuh, melainkan untuk merangkul masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Kendal maupun ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal, turut menyampaikan dukungan dari Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang menyatakan bahwa pembangunan Yon TP, merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Ia, menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kendal, Perhutani, TNI, dan Polri akan semakin memperkuat pembinaan teritorial serta memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian.

“Sinergi antara pemerintah daerah, Perhutani, TNI, dan Polri akan semakin kuat dalam menjalankan fungsi pembinaan teritorial. Masyarakat juga akan memperoleh manfaat melalui pengembangan sektor pertanian. Kami siap mendukung penuh dan mengawal setiap tahapan pembangunan,” ujarnya.

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal, menegaskan bahwa dukungan terhadap rencana pembangunan Yon TP, tersebut akan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian hutan dan keseimbangan ekosistem. Kegiatan ini mencerminkan semangat sinergi antara pemerintah daerah, Perhutani, TNI, Polri, dan masyarakat dalam membangun pertahanan yang kokoh sekaligus mewujudkan ketahanan pangan demi kepentingan bangsa dan negara. (Kom-PHT/Knd/Tmy)

Editor: Tri

Copyright © 2026