KENDAL, PERHUTANI (07/04/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal, melaksanakan kegiatan offroad bersama TNI, di kawasan hutan jati Darupono, yang berada di wilayah Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Mangkang, tepatnya di Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kedungpucung, Minggu, (05/04).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial, latihan bersama, serta peninjauan lapangan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 935/Satria Bahurekso, di Kabupaten Kendal, yang berlokasi di kawasan hutan Perhutani, Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel. Proyek ini, bertujuan untuk memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Kendal dan Perhutani.

Kegiatan offroad diikuti oleh Komandan Korem 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael, Komandan Kodim 0715/Kendal, Letkol Inf Bagus Setyawan, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Mangkang, Arief Yuniarno, komunitas jip Kendal, serta komunitas trail Kendal.

Administratur, KPH Kendal, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Mangkang, Arief Yuniarno, menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini bertujuan memperkuat sinergi antara Perhutani, dan TNI, dalam pengelolaan serta pengamanan kawasan hutan.

“Kegiatan ini, menjadi sarana untuk mempererat kerja sama antara Perhutani, dan TNI, khususnya dalam menjaga keamanan kawasan hutan serta mendukung berbagai kegiatan lapangan secara bersama-sama,” jelas Arief.

Sementara itu, Komandan Korem 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan koordinasi serta memperkuat sinergi antara Perhutani, dan TNI.

“Kegiatan offroad ini, menjadi sarana komunikasi sosial sekaligus peninjauan kondisi lapangan oleh Korem, Kodim, dan petugas Perhutani. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan edukasi tentang pentingnya mencintai hutan dan lingkungan, serta menjadi sarana promosi wisata jip alam yang dimiliki Perhutani,” ungkapnya.

Ia, juga menegaskan bahwa Korem, dan Kodim Kendal, siap bersinergi dalam mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi desa serta menjaga kondusivitas wilayah di kawasan hutan. Kegiatan ini, juga menjadi media untuk menjalin komunikasi dan koordinasi lintas instansi, termasuk dengan aparat penegak hukum seperti kejaksaan dan kepolisian.

Melalui sinergi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin solid antara Perhutani, KPH Kendal, TNI, dan komunitas dalam mendukung keamanan hutan, ketahanan ekonomi masyarakat desa, serta pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Kdl/Tmy).

Editor: Tri

Copyright © 2026