MADIUN, PERHUTANI (10/03/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun mendampingi tim Gegana Brimob Kediri dalam kegiatan peledakan mortir yang sebelumnya ditemukan oleh masyarakat di aliran Sungai Desa Minggirsari, Kabupaten Ponorogo. Kegiatan pemusnahan dilaksanakan di Petak 133a Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Badegan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Somoroto, Senin (9/3).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BKPH Somoroto Marjuki, Pamapta Polres Ponorogo IPDA Erwan P., Panit IV Satintelkam IPDA Rey Fadli, Kanit Reskrim Polsek Ponorogo IPDA Ibnu Harjito, Wakapolsek Badegan IPDA Agus S., serta Tim Gegana Brimob Kediri yang dipimpin oleh Brigpol Abdul Ajis N., serta Kepala RPH Badegan Feri Ardinanto.

Mortir yang ditemukan warga tersebut diamankan oleh pihak kepolisian dan dimusnahkan oleh tim Gegana Brimob Kediri di kawasan hutan Perhutani yang dinilai aman dan jauh dari permukiman masyarakat. Proses peledakan dilakukan dengan prosedur pengamanan yang ketat untuk memastikan keselamatan seluruh pihak yang terlibat.

Administratur/KKPH Madiun, Rusydi, di tempat berbeda menyampaikan bahwa Perhutani mendukung penuh upaya aparat keamanan dalam menjaga keselamatan masyarakat serta mengantisipasi potensi bahaya dari temuan bahan peledak tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang telah melaksanakan peledakan mortir dengan aman. Perhutani pada prinsipnya siap mendukung kegiatan pengamanan seperti ini, khususnya apabila memerlukan lokasi yang aman di kawasan hutan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Tim Gegana Brimob Kediri, Brigpol Abdul Ajis N. menyampaikan apresiasi kepada Perhutani KPH Madiun dan seluruh pihak yang telah membantu kelancaran kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani serta jajaran Polres Ponorogo atas dukungan dan koordinasi yang baik sehingga proses peledakan mortir dapat berjalan aman, kondusif, serta tidak menimbulkan kerusakan pada area sekitar lokasi peledakan.” Pungkasnya. (Kom-PHT/Mdn/Adl)