MADIUN, PERHUTANI (14/04/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun mengikuti kegiatan Video Conference Antisipasi Fenomena El Nino “Godzilla” yang diselenggarakan oleh Kepolisian Republik Indonesia pada Selasa (14/4), bertempat di Kantor Polres Madiun.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Administratur KPH Madiun, Rusydi, bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait di wilayah Kabupaten Madiun.

Video conference dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo dan diikuti oleh jajaran Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, BNPB, serta BMKG, dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan nasional menghadapi potensi fenomena El Nino yang berpotensi menimbulkan dampak kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta krisis air.

Dalam kegiatan tersebut dibahas langkah-langkah strategis dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana, termasuk penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kewaspadaan di wilayah rawan, serta kesiapan personel dan sarana prasarana di lapangan.

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menekankan pentingnya langkah mitigasi dini dalam menghadapi dampak perubahan iklim ekstrem. Ia meminta seluruh daerah segera menyiapkan strategi terukur guna meminimalkan risiko karhutla.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan. Sinergi antara Polri, kementerian, pemerintah daerah, relawan hingga kalangan akademisi dinilai menjadi kunci keberhasilan pengendalian karhutla.

“Kami minta seluruh jajaran di daerah menjalin kerja sama dengan instansi terkait untuk memperkuat penanganan di lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, Administratur/KKPH Madiun, Rusydi, menyampaikan bahwa Perhutani siap bersinergi dengan seluruh pihak dan mendukung upaya pemerintah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah kerjanya

“Perhutani KPH Madiun berkomitmen untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mengantisipasi dampak El Nino, terutama dalam menjaga kelestarian hutan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya. (Kom-PHT/Mdn/Adl)