MADURA, PERHUTANI (26/08/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura bersama Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Sumenep menggelar rapat monitoring dan evaluasi (monev) realisasi pelaksanaan Rencana Teknik Tahunan (RTT) semester I tahun 2025 bertempat di Aula Kantor CDK Wilayah Kerja Bangkalan, Selasa (26/8).
Kepala Perhutani KPH Madura, Bima Andrayuwana, mengatakan rapat monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pengelolaan sumber daya serta kelestarian hutan di KPH Madura berjalan sesuai rencana dan jadwal yang telah ditetapkan dalam Rencana Teknik Tahunan (RTT).
“Monev ini sangat penting. Kami mendukung penuh adanya kontrol dari CDK Wilayah Sumenep agar pengelolaan hutan dapat lebih baik dan sesuai dengan koridor yang telah ditentukan dalam pelaksanaan RTT,” ujar Bima.
Ia menambahkan, keberhasilan pengelolaan hutan tidak hanya ditentukan oleh perencanaan, tetapi juga oleh pengawalan pekerjaan serta evaluasi bersama dengan instansi terkait. “Harapannya, pengelolaan sumber daya hutan di KPH Madura dapat terus berjalan dan memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, baik dari sektor kayu maupun nonkayu,” kata dia.
Sementara itu kepala CDK Wilayah Sumenep melalui Plt. Kepala Seksi Tata Kelola Usaha Kehutanan (TKUK) Cabang Dinas Kehutanan Sumenep Murtada, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan amanat dari peraturan yang berlaku bahwa kegiatan ini memang sesuai dengan tugas dan fungsi dari CDK yang salah satunya yaitu untuk melakukan pelaksanaan monitoring dan evaluasi terhadap bidang kehutanan yang ada di wilayah kerjanya termasuk dengan Perhutani KPH Madura.
“Kami mengucapkan terima kasih Kepada Perhutani KPH Madura yang telah bekerja sama dengan baik, untuk bisa mengawal dan menyelesaikan program CDK, Sehingga Rencana kerja di tahun 2025 ini dapat berjalan baik”, ujarnya. (Kom-PHT/Mdr/Jep).
Editor:Lra
Copyright©2025