Malang – Perum Perhutani KPH Malang melaksanakan kegiatan PAMAN SABAR (Patroli Pengamanan Hutan dan Sahur Bareng) pada Selasa (12/03/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Administratur/KKPH Malang, Kelik Djatmiko, sebagai upaya memperkuat pengamanan kawasan hutan, khususnya di wilayah hutan pesisir selatan Kabupaten Malang.
Dalam kegiatan tersebut, Administratur/KKPH Malang Kelik Djatmiko menyampaikan bahwa peningkatan pengamanan hutan dilakukan melalui intensifikasi patroli oleh jajaran Polisi Hutan (Polhut), terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan hutan dan aktivitas ilegal di kawasan hutan.
“Melalui kegiatan PAMAN SABAR ini kami ingin memastikan kawasan hutan tetap aman dan terjaga, khususnya di wilayah pesisir selatan yang memiliki potensi kerawanan. Patroli rutin oleh Polhut menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kelestarian hutan,” ujarnya.
Pengamanan difokuskan pada sejumlah kawasan hutan pesisir yang dinilai rawan terhadap aktivitas ilegal, di antaranya jalur kawasan hutan yang membentang dari Pantai Bajul Mati hingga Pantai Regent. Kawasan tersebut merupakan bagian dari wilayah kelola Perhutani yang memiliki ekosistem hutan pesisir serta potensi keanekaragaman hayati yang perlu dijaga kelestariannya.
Patroli hutan dilaksanakan secara rutin oleh petugas Polhut dengan berbagai metode pengamanan lapangan. Dalam pelaksanaannya, tim patroli dibagi menjadi beberapa regu yang menyusuri jalur-jalur hutan yang dianggap rawan terjadi pelanggaran. Selain melakukan pemantauan dengan berjalan kaki, petugas juga memanfaatkan kendaraan operasional guna menjangkau area hutan yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, Perhutani berharap pengamanan kawasan hutan dapat semakin optimal sehingga kelestarian hutan pesisir selatan Kabupaten Malang tetap terjaga serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.