MANTINGAN, PERHUTANI (28/03/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan mendukung sepenuhnya program  ketahanan pangan nasional yang dilakukan oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Mulyo, saat menggelar panen raya kedelai pada lahan seluas 4 hektare, di Bagian Kawasan Pemangkuan Hutan (BKPH) Medang, pada Sabtu (28/03).

Panen raya kedelai tersebut dihadiri oleh Kepala BKPH Medang beserta jajaran, LMDH Jati Mulyo serta masyarakat yang memiliki garapan di petak 101b Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Nglangitan, panen raya tersebut adalah kolaborasi antara LMDH Jati Mulyo dengan masyarakat serta Perhutani KPH Mantingan dalam mewujudkan program ketahanan pangan yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Kepala BKPH Medang, Suratno mengatakan kegiatan panen raya kedelai yang dilaksanakan bersama ini seluas sekitar empat hektare, yang merupakan bagian bentuk dukungan dari masyarakat untuk mensukseskan swasembada pangan di hutan BKPH Medang. “LMDH Jati Mulyo bersama masyarakat saat ini sedang melakukan penanaman kedelai yang merupakan bentuk dukungan untuk mewujudkan keberhasilan program ketahanan pangan.

Ia juga berharap dengan adanya kegiatan ini bisa meningkatkan sinergitas dan komunikasi antara jajaran petugas Perhutani dengan masyarakat dalam menjaga dan mengamankan hutan di wilayah BKPH Medang. “Semoga dengan adanya kegiatan ini mampu mewujudkan kelestarian hutan di wilayah BKPH Medang dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar hutan,” harapnya

Sementara itu, Sadiran salah satu masyarakat yang memiliki garapan di petak 101b menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada Perhutani yang telah menyediakan lahan hutan untuk kegiatan budidaya tanaman kedelai dan berkomitmen akan terus meningkatkan produktivitas pertanian mereka dengan memanfaatkan lahan hutan yang telah disediakan oleh Perhutani.

“Semoga hasil panen ini bisa menyumbang keberhasilan program ketahanan pangan nasional di Indonesia dan mampu memberikan manfaat ekonomi untuk keluarga serta masyarakat sekitar hutan ,” tutupnya. (Kom-PHT/Mnt/Joyo).