MANTINGAN, PERHUTANI (08/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan, melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalinanas, menggelar kegiatan sosialisasi kepada masyarakat desa hutan, yang memanfaatkan lahan hutan untuk kegiatan agroforestry, Kamis (08/01). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pendapatan perusahaan dari sektor agroforestry, sekaligus mendorong pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan oleh jajaran BKPH Kalinanas, bersama pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bangun Wono. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para pesanggem terkait pengelolaan lahan hutan, melalui pola agroforestry, yang berkelanjutan. Melalui sistem ini, diharapkan dapat terwujud sinergi antara kepentingan perusahaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

Administratur KPH Mantingan, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalinanas, Suroto, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari strategi Perhutani, dalam mengoptimalkan potensi kawasan hutan agar mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi tanpa mengabaikan aspek kelestarian hutan.

“Melalui kegiatan ini, Perhutani, berharap tanaman muda yang berada di petak 28a1 dan 28a2, dapat tumbuh dengan baik. Kepedulian masyarakat dalam mewujudkan kelestarian hutan dapat diawali dari keberhasilan tanaman dengan cara menjaga dan merawatnya,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu penggarap petak 28a1, asal Desa Bedingin, Isnandar, menyambut baik kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Perhutani, dan menyatakan komitmennya untuk menjaga serta merawat tanaman di petak garapannya. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pesanggem mengenai hak dan kewajiban dalam pengelolaan lahan hutan.

“Kami sangat mendukung program agroforestry ini. Dengan adanya sosialisasi, pesanggem menjadi lebih paham tata cara pengelolaan lahan, yang benar sehingga dapat meningkatkan hasil sekaligus menjaga kelestarian hutan. Kami juga berharap para pesanggem lainnya dapat terlibat aktif dalam menyukseskan pengelolaan hutan yang dilakukan oleh Perhutani, mulai dari kegiatan tanaman, tebangan, agroforestry, hingga keamanan,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Perhutani KPH Mantingan, berharap terjalin kerja sama yang semakin solid dengan LMDH, dan para pesanggem, dalam mengelola kawasan hutan secara optimal, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi seluruh pihak terkait. (Komp-PHT/Mnt/Joyo).

Editor: Tri

Copyright © 2026