NGANJUK, PERHUTANI (16/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Nganjuk secara resmi menutup dan melepas Program Magang Mandiri Mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga (Unair). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Banjaransari, Kantor Perhutani KPH Nganjuk pada Kamis (15/01).
Program magang berlangsung sejak 22 Desember 2025 hingga 15 Januari 2026 sebagai bagian dari pemenuhan tugas akademik mahasiswa. Selama kegiatan, peserta memperoleh materi terkait pengelolaan lingkungan dan kehutanan, antara lain pelatihan identifikasi dan pengelolaan Nilai Konservasi Tinggi (NKT) atau High Conservation Value Forest (HCVF), penyusunan laporan monitoring dan evaluasi NKT/HCVF, serta materi perlindungan kawasan.
Administratur Perhutani KPH Nganjuk, Dwi Puspitasari, menyampaikan apresiasi dan harapan agar pengalaman magang dapat menjadi sarana praktik ilmu bagi mahasiswa. “Kami berharap pengalaman ini bermanfaat bagi adik-adik mahasiswa sebagai implementasi ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Mohon maaf apabila dalam pendampingan masih terdapat kekurangan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa Teknik Lingkungan Unair, Fawaidul Muharrom, menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Perhutani. “Magang ini memberikan wawasan dan pengalaman nyata mengenai pengelolaan lingkungan di kawasan hutan yang tidak kami peroleh sepenuhnya di bangku kuliah,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya program ini, Perhutani berharap kerja sama antara institusi pendidikan dan pengelola hutan dapat terus berlanjut sebagai kontribusi peningkatan mutu sumber daya manusia di bidang lingkungan dan kehutanan. (Kom-PHT/Ngj/Ar)
Editor:Lra
Copyright©2026