NGAWI, PERHUTANI (13/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ngawi mendampingi Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur dalam kegiatan Ekskavasi Penyelamatan Situs Selo Pinanjer di Desa Pandean, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi. Lokasi kegiatan berada di kawasan hutan Petak 80f1 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pandean, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pandean, dan dilaksanakan selama lima hari, mulai 7 hingga 11 Juni 2026.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi perlindungan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) di Balai Desa Pandean yang dihadiri tim ahli BPK, jajaran BKPH Pandean, pemerhati budaya lokal, serta masyarakat setempat. Sosialisasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan proses ekskavasi berjalan dengan aman dan mendapat dukungan para pemangku kepentingan di wilayah sekitar.

Administratur Perhutani KPH Ngawi, Bayu Nugroho, menyampaikan bahwa Perhutani mendukung penuh kegiatan ekskavasi penyelamatan situs yang berada di kawasan hutan kelola Perhutani.

“Perhutani mendukung penuh proses ekskavasi penyelamatan situs oleh BPK Wilayah XI Jatim agar berjalan lancar dan aman. Temuan ini juga memiliki potensi pengembangan wisata budaya yang dapat memberikan nilai tambah bagi Kabupaten Ngawi, khususnya di kawasan hutan Perhutani,” ujarnya.

Sementara itu, Pamong Budaya Ahli Pertama BPK Wilayah XI Jawa Timur, Indra Eka Wijaya, menyampaikan apresiasi atas dukungan Perhutani dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan ekskavasi. Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting untuk kelancaran proses penelitian dan pelestarian situs.

Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut tim melakukan sejumlah agenda teknis, mulai dari inventarisasi, pencatatan detail temuan artefak, pemberian kode identifikasi, hingga survei lapangan secara sistematis di kawasan Sendang Putri untuk memetakan potensi arkeologis di sekitar lokasi.

Perhutani KPH Ngawi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pelestarian budaya yang berada di kawasan hutan sebagai bagian dari pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan. (Kom-PHT/Ngw/Rth)

Editor:Lra
Copyright©2026