PASURUAN, PERHUTANI (13/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tosari melakukan penanaman pohon sebanyak 325 bibit disekitar sumber mata air pucak, wilayah Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Penanjakan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tosari, sebagai upaya konservasi lingkungan dan mitigasi bencana di wilayah Tosari, Kabupaten Pasuruan, Kamis (12/02).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk Danramil Tosari Kapt Inf Nurkholiq, Kapolsek Tosari AKP Agus Purnomo, Kepala SMA Bhaitani Suliyanto, Kepala SMP Bhaitani Arno, Kades Tosari Rudi Hartono, Ketua LMDH Kaya Rukun Edi Antoro, dan Ketua Baladaun Kariadi. Total peserta mencapai 87 orang, termasuk TNI, Perhutani, Polri, Satpol PP, pelajar, Anggota LMDH, dan pengguna air Ds Tosari.

Asper Tosari Amir Chamzah mengatakan, sebanyak 325 pohon ditanam, terdiri dari jenis cemara, kesek, dan eukaliptus, dengan harapan dapat memperkuat struktur tanah, meningkatkan kualitas air, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Kegiatan penanaman pohon ini merupakan upaya kami untuk menjaga keseimbangan alam dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi lingkungan, Kami berharap pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat dan tentunya membuat sumber mata air pucak tetap terjaga airnya.”

Danramil Tosari Kapt Inf Nurkholiq menambahkan, Kegiatan penanaman pohon ini merupakan contoh nyata sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan instansi terkait dalam menjaga kelestarian lingkungan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kami mendukung sepenuhnya kegiatan ini sebagai upaya mitigasi bencana dan konservasi lingkungan, kami akan terus bersinergi dengan Perhutani KPH Pasuruan dan masyarakat untuk menjaga kelestarian alam di wilayah kawasan hutan Tosari.”ujarnya, (Kom-PHT/Psu/Fas)

Editor:Lra
Copyright©2026