PATI, PERHUTANI (27/03/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati melakukan penandatangan Kesepakatan dalam rangka Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Alam Pinus Kajar dengan Commanditaire Vennootschap (CV) Karya Pijar Utama di ruang rapat pimpinan Kantor Perhutani KPH Pati, Jum’at (27/03).
Penandatanganan ini kesepakatan ini adalah merupakan bentuk dari rangkaian kegiatan terkait potensi pendapatan KPH Pati dalam usaha lain (wisata), di mana lokasi wisatanya sendiri adalah Kawasan Hutan Dengan Fungsi Lindung di lereng Gunung Muria, tepatnya di petak 52a, 52b, dan 52c kawasan hutan Pinus di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Muria Patiayam, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ternadi di Desa Kajar Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus, dengan nama Wana Wisata ” PIJAR PARK ” .
Proses penandatanganan yang di tuangkan dalam Berita Acara Kesepakatan ini dilakukan oleh Administratur KPH Pati, Sukmono Edwi Susanto yang didampingi oleh Wakil Administratur KPH Pati Arif Silvianto dan Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan dan Perencanaan PSDH Syahari dengan disaksikan oleh TIM Pengembangan Bisnis kantor KPH Pati, dengan Direktur CV Karya Pijar Utama, Yusuf yang didampingi pengurus CV.
Administratur KPH Pati, Sukmono Edwi Susanto dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kesepakatan pengelolaan ini merupakan bentuk sebagai dasar dalam proses kerjasama suatu usaha.yang nantinya dituangkan dalam Perpanjangan Perjanjian Kerjasama yang sudah terjalin “Semoga dengan adanya kesepakatan ini nantinya dapat bermanfaat untuk kita semua, desa, serta masyarakat sekitar. Yang terpenting dalam suatu usaha di bidang jasa adalah pelayanan dan marketing,” yang membuat pengunjung jadi tertarik untuk kembali lagi,” tegasnya.
Direktur CV. Karya Pijar Utama, Yusuf menyampaikan terimakasih kepada pihak Perhutani yang telah bersedia dalam melakukan perubahan perubahan yang nantinya akan kita proses dalam bentuk kerjasama dalam pengelolaan Wana Wisata Ini.
“Alhamdulillah, saat ini kami juga memperdayakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) desa Kajar dengan produk produk berupa makan khas dan Souvenir dapat menjadikan daya tarik pengunjung dan juga dapat menambah pendapatan warga sekitar, kami tetap memohon bimbingan dan arahan dari Perhutani guna kemajuan dan perkembangan wisata Pijar Park ini,” pungkasnya. (Kom-PHT/Pti/Rsw)