PEKALONGAN BARAT, PERHUTANI (13/04/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Paguyangan bersama stakeholder di wilayah Brebes Selatan melaksanakan kegiatan penanaman dan pemeliharaan tanaman di lereng Gunung Slamet, tepatnya di hulu Kalikeruh Petak 15N Resort Pemangkuan Hutan Igirklanceng, BKPH Paguyangan, yang secara administratif berada di Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Minggu (12/04).

Kegiatan diawali dengan apel persiapan di halaman Kantor BKPH Paguyangan, kemudian dilanjutkan menuju lokasi penanaman. Kegiatan ini diikuti sekitar seratus peserta yang terdiri dari Perhutani, Relawan Bumiayu, perwakilan Cabang Dinas Kehutanan V Tegal, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Sirampog, Pramuka Saka Wanabakti, serta masyarakat sekitar.

Penanaman dilakukan sebagai upaya pemeliharaan hutan di kawasan hulu Kalikeruh lereng Gunung Slamet bagian barat yang memiliki fungsi penting sebagai daerah resapan air.

Administratur KPH Pekalongan Barat melalui Wakil Administratur, Yulianto, yang hadir langsung di lokasi kegiatan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Perhutani, relawan, dan stakeholder dalam upaya pemeliharaan hutan serta perbaikan lahan kritis.

Ia menjelaskan bahwa Perhutani berkomitmen untuk terus aktif dalam kegiatan pemeliharaan dan rehabilitasi hutan, khususnya di kawasan lereng Gunung Slamet yang memiliki fungsi ekologis penting sebagai penyangga kehidupan masyarakat di wilayah hilir.

Ketua Koordinator Relawan Bumiayu, Andrianto, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman dan pemeliharaan tanaman ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam mengembalikan fungsi ekologis kawasan yang mengalami kerusakan.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat hutan agar tetap lestari.

Perwakilan Cabang Dinas Kehutanan V Tegal, Rokib, mengapresiasi sinergi antara Perhutani, relawan, stakeholder, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa penanaman pohon merupakan langkah penting dalam pemulihan lingkungan sekaligus mitigasi bencana, khususnya tanah longsor yang rawan terjadi di wilayah Sirampog.

Ia berharap kegiatan penanaman dan pemeliharaan tanaman ini dapat terus berlanjut dengan dukungan perawatan dan pengawasan bersama.

Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara Perhutani, relawan, dan stakeholder dalam menjaga kelestarian hutan lereng Gunung Slamet serta memperkuat upaya pemulihan ekologi di wilayah Brebes Selatan (Kom-PHT/Pkb/Sgy).

Editor: Tri
Copyright © 2026