Administratur, KPH Pekalongan Timur, yang berhalangan hadir diwakili oleh Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bawang, Sugiarto, yang hadir langsung mengikuti rangkaian acara sekaligus menjalin silaturahmi dengan masyarakat dan para tokoh agama setempat. Kehadiran Perhutani, dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar kawasan hutan.
Peringatan Nuzulul Quran, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yang menambah suasana religius di dalam masjid. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustad Mu’min, yang mengangkat tema mengenai makna turunnya Al-Qur’an, sebagai petunjuk dan pedoman hidup bagi umat manusia.
Dalam ceramahnya, Ustad Mu’min menyampaikan bahwa peristiwa Nuzulul Quran merupakan momentum penting bagi umat Islam, untuk kembali mengingat dan memahami nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Qur’an.
Ia, mengajak seluruh jamaah untuk tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan ajaran yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
“Nuzulul Quran menjadi pengingat bagi kita semua bahwa Al-Qur’an, diturunkan sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia. Oleh karena itu, mari kita jadikan Al-Qur’an, sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan agar kita senantiasa berada di jalan yang diridhai Allah SWT,” ujar Ustad Mu’min di hadapan para jamaah.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bawang, Sugiarto, menyampaikan bahwa Perhutani, selalu berkomitmen untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan hutan, tetapi juga melalui partisipasi dalam kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan seperti peringatan Nuzulul Quran ini, menjadi sarana yang baik untuk mempererat tali silaturahmi antara Perhutani, dengan masyarakat serta para tokoh agama di wilayah sekitar.
“Kehadiran kami dalam kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan dan kepedulian Perhutani, terhadap kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Momentum Nuzulul Quran ini, juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Ia, juga berharap melalui kegiatan seperti ini dapat semakin memperkuat sinergi antara Perhutani, dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan serta mendukung upaya pelestarian hutan secara berkelanjutan.
Kegiatan peringatan Nuzulul Quran, tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan hingga akhir acara. Para jamaah tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga tausiyah keagamaan.
Melalui momentum keagamaan ini, diharapkan nilai-nilai spiritual semakin tumbuh, kebersamaan semakin kuat, serta hubungan antara Perhutani, dan masyarakat sekitar semakin erat, sehingga tercipta sinergi yang baik dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan demi keberlangsungan generasi mendatang. (Kom-PHT/Pkt/Ran)