PEKALONGAN TIMUR, PERHUTANI (14/04/2026) │ Pelaksana Tugas Administratur KPH Pekalongan Timur, Didiet Widhy Hidayat, melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Paninggaran dalam rangka meninjau langsung kegiatan penyadapan getah pinus sekaligus membahas upaya pencapaian target kinerja produksi pasca Hari Raya, Jumat (11/04).

Kunjungan ini merupakan langkah strategis manajemen untuk memastikan kegiatan produksi getah pinus kembali berjalan optimal setelah masa libur Hari Raya. Dalam kegiatan tersebut, Pelaksana Tugas Administratur KPH Pekalongan Timur didampingi oleh jajaran petugas lapangan dan pengelola wilayah setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan ke petak sadapan untuk melihat secara langsung aktivitas para penyadap di lapangan. Pelaksana Tugas Administratur mengecek kondisi tegakan pinus, teknik penyadapan yang dilakukan, serta memastikan bahwa proses produksi berjalan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan.

Selain melakukan peninjauan, Pelaksana Tugas Administratur KPH Pekalongan Timur, Didiet Widhy Hidayat, juga menggelar dialog langsung bersama para penyadap. Dalam suasana hangat dan terbuka, para penyadap menyampaikan berbagai kondisi dan tantangan yang dihadapi pasca Hari Raya, termasuk proses penyesuaian kembali ritme kerja serta upaya meningkatkan hasil sadapan.

Salah satu penyadap RPH Paninggaran, Ali, menyampaikan bahwa pasca libur Hari Raya diperlukan waktu untuk kembali mencapai produktivitas maksimal, baik dari sisi kesiapan tenaga kerja maupun kondisi pohon pinus yang disadap.

“Setelah Hari Raya, kami mulai kembali bekerja secara bertahap. Hasil sadapan juga mulai meningkat, meskipun perlu penyesuaian agar bisa kembali seperti sebelumnya,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas Administratur KPH Pekalongan Timur, Didiet Widhy Hidayat, memberikan motivasi kepada para penyadap agar tetap menjaga semangat kerja serta konsistensi dalam melakukan penyadapan. Ia menekankan bahwa peran penyadap sangat penting dalam mendukung pencapaian target produksi perusahaan.

“Pasca Hari Raya merupakan momentum untuk kembali fokus pada target. Kami berharap para penyadap dapat terus meningkatkan kinerja dengan tetap memperhatikan teknik sadap yang baik agar hasil optimal dan pohon tetap terjaga,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya penerapan prinsip kelestarian dalam setiap kegiatan produksi. Keberhasilan pencapaian target tidak hanya diukur dari kuantitas hasil, tetapi juga dari keberlanjutan sumber daya hutan yang dikelola.

KPH Pekalongan Timur melalui jajaran lapangan menyampaikan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan kepada para penyadap melalui pembinaan teknis, monitoring rutin, serta evaluasi hasil produksi secara berkala.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para penyadap untuk meningkatkan produktivitas pasca Hari Raya serta memperkuat sinergi antara manajemen dan pekerja lapangan dalam mendukung pencapaian target kinerja sadapan getah pinus.

Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik antara seluruh pihak, KPH Pekalongan Timur optimis target produksi getah pinus dapat tercapai secara optimal dengan tetap mengedepankan prinsip pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Pkt/Ran)

Editor: Tri

Copyright © 2026