PEMALANG, PERHUTANI (02/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pemalang terus melakukan langkah konkret dalam penanganan penggarapan lahan hutan di sekitar Desa Semedo. Salah satu upaya yang dilakukan adalah patroli preventif di Petak 33 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Dukuhrandu, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedungjati, wilayah Desa Sigedong, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, pada Senin (01/06).

Berbagai upaya perbaikan kawasan hutan terus dilaksanakan, termasuk menjalin koordinasi secara berkelanjutan dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Suradadi dan Kecamatan Warureja.

Selain itu, KPH Pemalang juga melaksanakan koordinasi dan patroli preventif bersama tokoh masyarakat Dukuh Semedo, pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Nuju Makmur Desa Semedo, serta Bhabinkamtibmas Desa Semedo. Patroli gabungan tersebut dilaksanakan di Petak 33 RPH Dukuhrandu BKPH Kedungjati.

Administratur KPH Pemalang melalui Komandan Regu Polisi Kehutanan Purwanta menyampaikan bahwa Perhutani telah melakukan berbagai langkah antisipatif terhadap aktivitas penggarapan lahan di kawasan hutan.

“Langkah tersebut antara lain melalui komunikasi sosial dengan masyarakat penggarap, pemasangan papan larangan, hingga rapat koordinasi dengan pemerintah daerah guna mencari solusi dalam penanganan penggarapan lahan,” jelasnya.

Purwanta menambahkan bahwa sejak penutupan lahan garapan dan pelaksanaan kegiatan penanaman di kawasan hutan beberapa tahun lalu, Perhutani terus berkoordinasi dengan dinas dan pihak terkait, termasuk Forkopimcam Suradadi serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tegal.

“Monitoring dan evaluasi terus dilakukan, termasuk kegiatan penyulaman tanaman, pengawasan lapangan, serta patroli rutin yang melibatkan petugas lapangan,” katanya.

Sementara itu, Ketua LMDH Nuju Makmur Desa Semedo Agus Santoso menyambut baik kegiatan koordinasi dan patroli preventif yang dilakukan Perhutani bersama para pemangku kepentingan.

“Kami mendukung upaya Perhutani dan siap membantu pelaksanaan patroli preventif bersama. Sinergi ini penting untuk menjaga keamanan kawasan hutan serta mencegah terjadinya penggarapan liar di dalam kawasan hutan,” ujarnya.

Melalui kegiatan patroli preventif dan koordinasi yang berkesinambungan tersebut, Perhutani berharap upaya perlindungan kawasan hutan dapat berjalan lebih optimal dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, sehingga kelestarian hutan tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan. (Kom-PHT/Pml/Sks)

Editor: Tri

Copyright © 2026