PEMALANG, PERHUTANI (08/06/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pemalang melaksanakan kegiatan pembinaan kru tebangan penjarangan dalam rangka mengawal capaian target produksi kayu tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Petak 7 B1 Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bantarsari pada Rabu (08/06) tersebut menjadi forum konsolidasi strategis antara jajaran manajemen dan mitra kerja lapangan, yakni Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Kegiatan dihadiri oleh jajaran Perhutani, Kepala BKPH Bantarsari, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH), mandor, serta perwakilan LMDH binaan KPH Pemalang. Pembinaan difokuskan pada strategi pengawalan proses produksi kayu tebangan penjarangan dengan sistem jalur sebagai bagian penting dalam siklus pengelolaan hutan lestari.

Mewakili Plt. Administratur KPH Pemalang, Kepala BKPH Bantarsari, Imron Ali Basach, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi dengan masyarakat desa hutan, khususnya LMDH, dalam mengawal dan mengamankan proses produksi kayu mulai dari penebangan hingga pengangkutan.

“Perhutani menyampaikan apresiasi kepada jajaran petugas di bidang produksi yang telah menjalin kerja sama efektif dengan LMDH. Peran mereka sangat penting dalam memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan produksi di lapangan,” jelas Imron.

Ia menambahkan bahwa kemitraan antara Perhutani dan LMDH merupakan bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat sekaligus perlindungan kawasan hutan berbasis partisipasi masyarakat. Melalui skema Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM), LMDH berperan aktif dalam menjaga keamanan kawasan hutan serta mendukung kelancaran aktivitas produksi.

Sementara itu, Ketua LMDH Bina Rimba Desa Lenggerong, Budiyono, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung Perhutani dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari.

“Kami dari LMDH siap mendukung pengawalan produksi. Perhutani adalah mitra kami dan kami percaya bahwa keberhasilan produksi hutan akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa hutan,” ungkapnya.

Kegiatan pembinaan diakhiri dengan diskusi interaktif antara jajaran KPH Pemalang, petugas lapangan, dan perwakilan LMDH guna menyamakan visi dalam mewujudkan target produksi kayu yang optimal, efisien, serta tetap mengedepankan prinsip kelestarian hutan.

Melalui kegiatan ini, Perhutani berharap sinergi dengan LMDH semakin kuat sehingga pelaksanaan produksi kayu dapat berjalan lancar, aman, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa hutan di sekitar kawasan. (Kom-PHT/Pml/Sks)

Editor: Tri

Copyright © 2026