PURWODADI, PERHUTANI (29/11/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangasem melaksanakan kegiatan pemeliharaan tanaman di Kawasan Perlindungan Setempat (KPS) petak 123C Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tambakselo, Sabtu (29/11).

Kegiatan tersebut mencakup pemeliharaan 200 tanaman buah jenis kelengkeng dan mangga pada lahan seluas delapan hektare. Pemeliharaan ini melibatkan jajaran BKPH Karangasem yang bersinergi dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Tirta serta anggota Ikatan Istri Karyawan (IIK) Perhutani Ranting BKPH Karangasem, sebagai upaya mendukung optimalisasi pertumbuhan tanaman sekaligus menjaga keberlangsungan fungsi kawasan.

Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Karangasem Sudaryono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem hutan sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Tanaman buah pada kawasan KPS ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan lahan yang tetap menjaga fungsi lindungnya. Kami berharap dengan pemeliharaan yang baik, kelengkeng dan mangga dapat tumbuh optimal sehingga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat yang bermitra dengan Perhutani,” ujar Sudaryono.

Ketua LMDH Wana Tirta, Dwi Raharto, menambahkan bahwa sinergi antara Perhutani dan masyarakat perlu terus dijaga demi keberlanjutan hutan.

“Kami dari LMDH sangat mendukung program ini karena selain menambah pendapatan masyarakat, juga menjadikan masyarakat lebih peduli terhadap kelestarian kawasan hutan,” ungkapnya.

Dukungan serupa disampaikan oleh anggota IIK Perhutani Ranting BKPH Karangasem, Ny. Muhtadi, yang turut serta dalam kegiatan tersebut.

“Kami bangga bisa ikut andil dalam menjaga lingkungan. Kegiatan seperti ini juga menjadi sarana edukasi bagi keluarga pegawai Perhutani untuk selalu mencintai dan merawat hutan,” tutur Ny. Muhtadi.

Dengan pelaksanaan pemeliharaan secara rutin, diharapkan tanaman buah yang ditanam dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat ganda, yaitu menjaga fungsi lindung kawasan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. (Komp-PHT/Pwd/Aris)

Editor: Tri
Copyright © 2025