PURWODADI, PERHUTANI (17/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi, terus memperkuat pengamanan hutan negara melalui peningkatan sinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Salah satu bentuk nyata sinergi tersebut diwujudkan melalui patroli gabungan, antara jajaran Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangasem, bersama Komandan Rayon Militer (Danramil) Wirosari, dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil Wirosari, di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tambakselo, BKPH Karangasem, pada Jumat (16/01).
Patroli gabungan, dilaksanakan dengan menyisir kawasan hutan di Petak 130A, seluas 11,5 hektare, dan Petak 130C, seluas 5,2 hektare. Kegiatan ini bertujuan memastikan kondisi keamanan kawasan hutan tetap terjaga sekaligus sebagai langkah preventif terhadap potensi gangguan keamanan hutan, seperti pencurian kayu, perambahan lahan, maupun kebakaran hutan.
Selain melibatkan jajaran Perhutani, dan TNI, patroli gabungan tersebut juga mendapat dukungan serta partisipasi masyarakat desa hutan setempat. Keterlibatan masyarakat menjadi bukti bahwa pengamanan hutan, tidak hanya menjadi tanggung jawab Perhutani, dan aparat keamanan, tetapi juga memerlukan peran aktif warga sekitar hutan sebagai mitra dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Administratur KPH Purwodadi, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karangasem, Sudaryono, menyampaikan bahwa patroli gabungan ini, merupakan bagian dari komitmen Perhutani, dalam menjaga hutan negara, agar tetap aman, lestari, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Sinergi antara Perhutani, dan TNI, merupakan kekuatan penting dalam menjaga keamanan kawasan hutan. Melalui patroli gabungan ini, kami memastikan wilayah hutan RPH Tambakselo, berada dalam kondisi aman sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat desa hutan untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan sebagai sumber kehidupan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Rayon Militer Wirosari, Lettu Artileri, Darwanto, menegaskan bahwa TNI, siap mendukung upaya Perhutani, dalam pengamanan hutan negara, sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial.
“Keamanan hutan merupakan kepentingan bersama. TNI, melalui Koramil Wirosari, akan terus bersinergi dengan Perhutani, dan masyarakat desa hutan dalam menjaga kawasan hutan agar tetap kondusif, aman, dan terhindar dari berbagai gangguan,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Bintara Pembina Desa Koramil Wirosari, Sertu, Suparman, menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat desa hutan menjadi kunci keberhasilan pengamanan kawasan hutan di lapangan.
“Kami mengajak masyarakat desa hutan untuk terus peduli dan berperan aktif dalam menjaga hutan. Dengan kebersamaan antara Perhutani, TNI, dan masyarakat, pengamanan hutan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui patroli gabungan ini, Perhutani, berharap sinergi dengan TNI, dan masyarakat desa hutan, dapat terus diperkuat guna mewujudkan kawasan hutan yang aman, lestari, serta mendukung keberlanjutan fungsi ekologis dan sosial ekonomi masyarakat sekitar hutan. (Komp-PHT/Pwd/Aris).
Editor: Tri
Copyright © 2026