PURWODADI, PERHUTANI (05/06/2026) | Guna memperkuat keamanan dan kelestarian kawasan hutan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui jajaran Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bandung melaksanakan koordinasi bersama Kepolisian Sektor (Polsek) Ngaringan pada Rabu (03/06). Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Bandungsari, Kecamatan Ngaringan, dengan melibatkan petugas Perhutani dan unsur kepolisian setempat.

Koordinasi ini bertujuan meningkatkan sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan kawasan hutan wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Dersemi, BKPH Bandung, dari berbagai potensi gangguan keamanan hutan, seperti pencurian kayu, perambahan kawasan, kebakaran hutan dan lahan, serta aktivitas lain yang dapat mengancam kelestarian sumber daya hutan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas kondisi keamanan hutan terkini, langkah-langkah pencegahan gangguan keamanan, serta pola koordinasi yang lebih efektif dalam pelaksanaan patroli dan penanganan berbagai permasalahan yang berpotensi terjadi di kawasan hutan. Kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial untuk mempererat hubungan antara Perhutani, kepolisian, dan masyarakat sekitar hutan.

Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Bandung, Sri Purwanto, menyampaikan bahwa keamanan hutan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan dukungan seluruh pihak, termasuk aparat penegak hukum dan masyarakat.

“Administratur KPH Purwodadi mengapresiasi terjalinnya koordinasi yang baik antara Perhutani dan Polsek Ngaringan. Sinergi yang kuat menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan. Melalui komunikasi yang intensif dan kerja sama yang berkelanjutan, kami berharap potensi gangguan keamanan hutan dapat dicegah sejak dini sehingga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan tetap terjaga,” ujar Sri Purwanto.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Ngaringan, Bripda Bambang Pramono, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya pengamanan hutan bersama Perhutani.

“Polsek Ngaringan siap mendukung dan bersinergi dengan Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan. Kami mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga hutan dengan melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi merusak atau mengganggu keamanan hutan. Kerja sama yang baik antara aparat, Perhutani, dan masyarakat akan menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ungkapnya.

Melalui kegiatan koordinasi tersebut, diharapkan komunikasi antara Perhutani dan kepolisian semakin erat sehingga upaya perlindungan kawasan hutan di wilayah BKPH Bandung dapat berjalan lebih optimal. Sinergi yang terbangun juga diharapkan mampu mendukung terwujudnya pengelolaan hutan yang aman, lestari, dan berkelanjutan bagi kepentingan masyarakat serta lingkungan. (Komp-PHT/Pwd/Aris).

Editor: Tri

Copyright © 2026