PURWODADI, PERHUTANI (08/02/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi, terus memperkuat sinergi dengan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), dalam upaya menjaga kelestarian kawasan hutan serta meningkatkan keamanan dari berbagai potensi gangguan.
Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan koordinasi yang dilaksanakan jajaran BKPH Sambirejo, pada Jumat, (06/02) di Balai Pertemuan LMDH Godan Wana Lestari, Desa Godan. Kegiatan tersebut melibatkan Bhabinkamtibmas Polsek Tawangharjo, Babinsa Koramil Tawangharjo, serta Ketua LMDH Godan Wana Lestari.
Pertemuan ini, membahas berbagai strategi pengamanan hutan, mulai dari pencegahan pencurian kayu, antisipasi kebakaran hutan dan lahan, hingga peningkatan patroli bersama di wilayah hutan BKPH Sambirejo. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi antar-pihak agar penanganan gangguan keamanan hutan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Administratur, KPH Purwodadi, melalui Kepala BKPH Sambirejo, Susilo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani, dalam membangun kolaborasi dengan semua unsur terkait.
“Perhutani, tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kawasan hutan. Sinergi dengan TNI, Polri, dan masyarakat melalui LMDH, menjadi kunci penting untuk menciptakan hutan yang aman, lestari, dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar,” ungkap Susilo.
Ia, menambahkan bahwa pendekatan komunikasi dan kebersamaan seperti ini akan terus dilakukan sebagai bentuk penguatan peran masyarakat dalam menjaga hutan.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Tawangharjo, Briptu Agus D, menegaskan bahwa kepolisian siap mendukung langkah Perhutani dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hutan.
“Kami dari Polsek Tawangharjo, mendukung penuh kegiatan koordinasi seperti ini. Keamanan hutan adalah tanggung jawab bersama karena hutan memiliki fungsi vital bagi kehidupan masyarakat. Dengan adanya kerja sama yang baik, potensi gangguan dapat dicegah sejak dini,” ujar Briptu Agus.
Ketua LMDH Godan Wana Lestari, Desa Godan, Sutadi, juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pengamanan hutan. Menurutnya, keberadaan LMDH menjadi jembatan antara Perhutani, dan warga desa sekitar hutan.
“Kami sebagai masyarakat desa hutan, merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga kawasan hutan. Dengan komunikasi dan duduk bersama seperti ini, kami semakin memahami langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menjaga hutan agar tetap lestari dan aman,” kata Sutadi.
Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan tercipta sistem pengamanan hutan yang lebih solid dan berkelanjutan sekaligus meningkatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga sumber daya hutan sebagai aset bersama.
Perhutani, KPH Purwodadi, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan hutan yang aman, lestari, dan memberikan manfaat optimal bagi generasi sekarang maupun mendatang. (Komp-PHT/Pwd/Aris).
Editor: Tri
Copyright © 2026