PURWODADI, PERHUTANI (12/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi, bergerak cepat mengamankan pohon jati roboh, yang menghalangi akses Jalan Raya Purwodadi–Kudus kilometer 17. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah hutan Petak 32G, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Plosokerep, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Penganten, pada Minggu (11/01). Pohon jati roboh akibat hujan deras yang disertai angin kencang di wilayah setempat.

Informasi awal kejadian diperoleh dari laporan masyarakat yang melintas di lokasi. Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran petugas BKPH Penganten, segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Dengan dibantu warga sekitar, petugas bergotong royong membersihkan satu batang pohon jati yang melintang di badan jalan sehingga arus lalu lintas dapat kembali normal.

Berkat kesigapan petugas dan dukungan masyarakat, penanganan berlangsung cepat dan aman. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material.

Administratur KPH Purwodadi, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Penganten, Arie Gunawan, menyampaikan apresiasi atas respons cepat petugas serta partisipasi masyarakat dalam penanganan kejadian tersebut.

“Kami langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga pohon yang menghalangi jalan segera kami evakuasi. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian warga yang turut membantu di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Plosokerep, Puryono menjelaskan bahwa pohon jati yang roboh berasal dari kawasan hutan Petak 32G, dan tumbang akibat faktor cuaca ekstrem.

“Hujan deras dan angin kencang menjadi penyebab utama tumbangnya pohon. Setelah evakuasi selesai, kami juga melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan,” jelasnya.

Salah satu warga yang turut membantu proses pembersihan, Sutrisno, mengaku senang dapat berkontribusi dalam penanganan kejadian tersebut.

“Saat melihat jalan tertutup pohon, kami langsung ikut membantu petugas agar jalan cepat bisa dilewati kembali. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan tidak ada korban,” ungkapnya.

Melalui kejadian ini, Perhutani, mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kejadian serupa di kawasan hutan maupun jalur umum agar dapat segera ditangani demi keselamatan bersama. (Komp-PHT/Pwd/Aris).

Editor: Tri

Copyright © 2026