PURWODADI, PERHUTANI (08/02/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi, melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sambirejo, melaksanakan kegiatan sosialisasi visi dan misi Perhutani, kepada masyarakat pada Rabu, (04/02). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dengan masyarakat sekitar hutan serta meningkatkan pemahaman bersama terkait pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan.

Kegiatan dilaksanakan di Kantor Desa Godan, Kecamatan Tawangharjo, dan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, serta para ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) se-wilayah BKPH Sambirejo.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tawangharjo, Joko Supriyanto; anggota Komando Rayon Militer (Koramil) Wirosari; anggota Koramil Tawangharjo; anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Tawangharjo; anggota Polsek Wirosari; serta para ketua LMDH, antara lain LMDH Godan Wana Lestari, Tarub Rimba Sakti, Sendang Mulyo, Tanjung Asri, dan Wana Makmur.

Sosialisasi ini memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait arah kebijakan Perhutani, dalam pengelolaan hutan, sekaligus mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan serta mendukung program pembangunan kehutanan yang berwawasan lingkungan.

Administratur, KPH Purwodadi, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sambirejo, Susilo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani, untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat desa hutan.

“Perhutani, memiliki visi dan misi untuk mengelola hutan secara lestari dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui sosialisasi ini, kami ingin masyarakat memahami arah pengelolaan hutan ke depan sehingga dapat terjalin kerja sama yang harmonis dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan,” ujarnya.

Ia, menambahkan bahwa keberadaan LMDH, sebagai mitra strategis Perhutani, sangat penting dalam mendukung pengelolaan hutan yang produktif, aman, dan tetap terjaga kelestariannya.

Camat Tawangharjo, Joko Supriyanto, mengapresiasi langkah Perhutani, yang terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat.

“Kami mendukung penuh kegiatan sosialisasi ini karena pengelolaan hutan tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi memerlukan keterlibatan semua pihak. Dengan adanya pemahaman visi dan misi Perhutani, masyarakat akan semakin sadar pentingnya menjaga hutan sebagai penyangga kehidupan dan pencegah bencana,” ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, Perhutani, aparat keamanan, dan masyarakat, merupakan kunci dalam menciptakan kawasan hutan yang aman dan bermanfaat.

Ketua LMDH Godan Wana Lestari, Sutadi, menyampaikan bahwa masyarakat desa hutan siap mendukung program Perhutani, demi keberlangsungan hutan dan kesejahteraan bersama.

“Kami masyarakat desa hutan, merasa senang dilibatkan dalam kegiatan seperti ini. Dengan sosialisasi ini, kami lebih memahami tujuan Perhutani, dan siap bekerja sama menjaga kelestarian hutan serta mendukung program yang memberikan manfaat bagi warga sekitar,” katanya.

Ia, berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin agar komunikasi antara Perhutani dan masyarakat semakin kuat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Perhutani, berharap terjalin kesepahaman yang lebih baik dengan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari, aman, serta memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan ekologis bagi masyarakat sekitar. (Komp-PHT/Pwd/Aris).

Editor: Tri

Copyright © 2026