PURWODADI, PERHUTANI (14/12/2025) | Dalam rangka memperkuat pengamanan dan pengawasan hasil hutan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi, bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), melalui kegiatan penjagaan di Pos Pemeriksaan Hasil Hutan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Linduk. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh jajaran petugas BKPH Linduk, bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Lebak, Koramil Grobogan, pada Jumat (12/12).

Kegiatan penjagaan ini merupakan langkah strategis Perhutani, dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan hutan, khususnya peredaran hasil hutan ilegal. Melalui keberadaan pos pemeriksaan, setiap angkutan hasil hutan yang melintas dilakukan pengecekan administrasi dan fisik guna memastikan legalitas serta kesesuaian dengan ketentuan yang berlaku.

Administratur KPH Purwodadi, melalui Kepala BKPH Linduk, M. Bagus Nurul Iman, menyampaikan bahwa sinergi dengan TNI menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan.

“Pengamanan hutan tidak bisa dilakukan sendiri, diperlukan dukungan dan kerja sama lintas sektor. Kehadiran Babinsa, di pos pemeriksaan ini sangat membantu petugas kami dalam meningkatkan kewaspadaan serta memberikan rasa aman, baik bagi petugas maupun masyarakat,” ujarnya.

Ia, menambahkan bahwa kegiatan penjagaan ini juga menjadi sarana komunikasi sosial antara Perhutani, TNI, dan masyarakat sekitar hutan, sehingga tercipta pemahaman bersama tentang pentingnya menjaga hutan sebagai aset negara.

Sementara itu, Babinsa Desa Lebak Koramil Grobogan, Serka Suyono, menyatakan dukungannya terhadap upaya yang dilakukan Perhutani.

“Kami siap bersinergi dan mendukung Perhutani dalam menjaga keamanan hutan. Penjagaan bersama di pos pemeriksaan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI, dengan instansi terkait dan masyarakat untuk mencegah pelanggaran hukum di bidang kehutanan,” jelasnya.

Petugas Piket Pos Pemeriksaan Hasil Hutan BKPH Linduk, Subari, mengungkapkan bahwa dengan adanya penjagaan terpadu, pelaksanaan tugas di lapangan menjadi lebih optimal.

“Dengan dukungan Babinsa, kami lebih maksimal dalam melakukan pemeriksaan dokumen dan hasil hutan yang melintas. Hal ini sangat membantu dalam menekan potensi pelanggaran serta meningkatkan disiplin para pengangkut hasil hutan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Purwodadi, berharap pengamanan hutan di wilayah BKPH Linduk, semakin kuat, sehingga kelestarian hutan tetap terjaga dan pemanfaatan hasil hutan dapat berjalan sesuai prinsip legalitas dan keberlanjutan. (Komp-PHT/Pwd/Aris).

Editor: Tri

Copyright © 2025