RANDUBLATUNG, PERHUTANI (18/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sido Makmur Desa Jati Klampok dan LMDH Jati Denok Lestari Desa Jatisari di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Temanjang, Rabu (18/02).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor BKPH Temanjang tersebut dihadiri Kepala BKPH Temanjang Mashudi, Kepala Seksi Kemitraan Produktif Jumadi, Ketua LMDH Sido Makmur Daman beserta perwakilan pengurus, serta Ketua LMDH Jati Denok Lestari Saeman beserta perwakilan pengurus.

Administratur KPH Randublatung melalui Kepala BKPH Temanjang Mashudi menyampaikan bahwa aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam pengelolaan hutan. Ia meminta seluruh jajaran dan anggota LMDH untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat koordinasi dengan petugas di lapangan guna menekan gangguan keamanan hutan.

“Aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam pengelolaan hutan. Kami meminta seluruh jajaran dan anggota LMDH untuk membantu meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat koordinasi dengan petugas di lapangan agar dapat mengurangi terjadinya gangguan keamanan hutan. Sinergi antara petugas dan LMDH harus terus ditingkatkan agar tercipta situasi yang kondusif sehingga pengelolaan hutan dapat berjalan dengan baik,” ujar Mashudi.

Selain itu, ia menegaskan bahwa apabila terdapat kegiatan tebangan, seluruh pengurus dan anggota LMDH diharapkan ikut berpartisipasi menjaga keamanan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai. Di bidang tanaman, ia mendorong peran aktif LMDH dalam mendukung kegiatan penanaman dan pemeliharaan tanaman yang dilakukan secara intensif oleh Perhutani sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Monitoring dan evaluasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja pengelolaan hutan di wilayah BKPH Temanjang sekaligus memperkuat kolaborasi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan.

Kepala Seksi Kemitraan Produktif Jumadi menjelaskan bahwa monitoring dan evaluasi ini dilakukan sebagai persiapan audit Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang akan dilaksanakan pada April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran LMDH serta kontribusi Perhutani dalam pengelolaan hutan dan manfaatnya bagi masyarakat.

“Monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari persiapan audit SVLK. Kami meminta agar pengisian blangko dilakukan sesuai kondisi riil masing-masing LMDH berdasarkan indikator fisik atau lingkungan, sosial, dan ekonomi,” jelas Jumadi.

Ketua LMDH Sido Makmur Daman menyampaikan komitmennya untuk mendukung arahan yang telah disampaikan. Ia menegaskan bahwa bersama anggota LMDH siap mendukung penuh upaya pengamanan hutan dan terus berkoordinasi dengan petugas agar setiap potensi gangguan dapat dicegah sejak dini.

“Kami siap bersinergi dalam menjaga keamanan hutan dan memastikan kegiatan di lapangan berjalan sesuai aturan,” ungkap Daman.

Terkait kegiatan tebangan, Daman menyatakan bahwa LMDH Sido Makmur akan ikut memantau dan menjaga keamanan agar kegiatan pengelolaan hutan tetap berjalan lancar dan tidak menimbulkan permasalahan di lapangan.

Ketua LMDH Jati Denok Lestari Saeman menambahkan bahwa pihaknya mendukung penuh arahan terkait penguatan keamanan hutan, ketertiban pelaksanaan tebangan, serta peningkatan keberhasilan tanaman.

“Kami siap bersinergi dan meningkatkan koordinasi di lapangan, terutama dalam menjaga keamanan dan memastikan kegiatan tebangan berjalan sesuai aturan. Bidang tanaman juga perlu dirawat dengan baik agar memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi masyarakat. Kesadaran bersama dalam merawat tanaman sangat penting agar tingkat keberhasilan tumbuh tetap terjaga,” tambah Saeman.

Ia berharap melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini sinergi antara Perhutani dan seluruh LMDH di wilayah BKPH Temanjang semakin kuat sehingga pengelolaan hutan dapat berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan demi kesejahteraan bersama. (Kom-PHT/Rdb/Jun)

Editor: Tri
Copyright © 2026